Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

Gibran Ingatkan Bahaya Bullying, Kaitkan dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Berita Utama

Gibran Ingatkan Bahaya Bullying, Kaitkan dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

By Redaksi Kompasia
November 12, 2025 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Gibran Ingatkan Bahaya Bullying, Kaitkan dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Peristiwa Ledakan di SMAN 72 Jakarta dan Tanggapan dari Berbagai Pihak

Peristiwa ledakan yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta telah menarik perhatian berbagai pihak, termasuk Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Ia mengingatkan semua pihak untuk saling menjaga, khususnya para pihak sekolah, agar bisa mencegah aksi perundungan atau bullying.

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku kejadian ini adalah seorang siswa SMAN 72 Jakarta yang memiliki niat jahat karena sebelumnya menjadi korban bullying. Hal tersebut disampaikan Gibran dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu (12/11/2025).

Gibran menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat aman bagi anak-anak. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang nyaman dan bebas dari perundungan. “Sekolah itu harus menjadi tempat yang aman, nyaman bagi anak-anak kita, tempat yang bebas dari perundungan,” ujar Gibran.

Respons Cepat dari Berbagai Pihak

Dalam kesempatan yang sama, Gibran juga meminta semua pihak untuk saling menjaga dan peka agar kejadian serupa tidak terulang. Ia menekankan pentingnya pengawasan dan tindakan preventif untuk melindungi anak-anak dari ancaman-ancaman seperti bullying.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menyampaikan bahwa terduga pelaku kejadian ini adalah seorang siswa aktif di SMAN 72 Jakarta. Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa pelaku merupakan anak di bawah umur. Ledakan tersebut mengakibatkan 96 orang mengalami luka berat hingga ringan dan dirawat di empat rumah sakit.

Dari jumlah korban tersebut, 72 di antaranya mengalami gangguan pada gendang telinga. Total korban akibat peristiwa tersebut tercatat sebanyak 96 orang dengan rincian 67 orang luka ringan, 26 luka sedang, dan tiga orang luka berat. Hingga hari Selasa, 68 pasien sudah dipulangkan, sementara 28 lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Yarsi, Rumah Sakit Islam Jakarta, dan Rumah Sakit Kramat Jati.

Perlindungan Anak dan Pendekatan Restoratif

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, mengapresiasi langkah cepat berbagai pihak dalam menangani korban ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara. Menurutnya, respons medis dan psikologis berjalan efektif berkat kolaborasi antara layanan kesehatan, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), psikolog Polri, serta unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

Hingga kini, pendampingan telah diberikan kepada 96 korban. Margaret menegaskan, KPAI memastikan seluruh korban, baik yang mengalami luka fisik maupun trauma, mendapatkan penanganan yang layak. “Kami juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan kepolisian agar proses belajar tetap berjalan, sekaligus memastikan dukungan psikologis diberikan secara menyeluruh,” tambahnya.

Terkait pelaku yang masih di bawah umur, KPAI menegaskan proses hukum harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak serta Undang-Undang Perlindungan Anak. Margaret menekankan pentingnya penerapan pendekatan diversi dan keadilan restoratif.

Faktor-Faktor yang Memicu Kejadian

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa terduga pelaku, anak berhadapan dengan hukum (ABH), diketahui sebagai pribadi penyendiri. Berdasarkan penyelidikan mendalam, ABH merasa kesepian dan tidak memiliki sosok untuk berbagi cerita dan keluh kesahnya.

Kasubdit Kontra Naratif Direktorat Pencegahan Densus 88 AKBP Mayndra Eka Wardhana mengatakan, bahwa keluh kesah itu berubah jadi rasa marah terhadap orang-orang di sekitarnya. “Merasa kesepian, tidak ada yang bisa dia curhatkan. Lalu, yang bersangkutan juga memiliki motivasi dendam,” ujar Mayndra.

Berangkat dari rasa dendamnya, ABH diduga mencari cara untuk melampiaskan emosinya itu. Ia mulai berselancar di internet dan berlabuh pada konten bermuatan kekerasan yang membahayakan nyawa orang lain. Di komunitas tersebut, anggotanya akan mendapatkan apresiasi jika melakukan tindak kekerasan.

Kondisi Keluarga Pelaku

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan pelaku peledakan inisial F diketahui hanya tinggal bersama ayahnya. Sementara ibu pelaku peledakan diketahui bekerja di luar Indonesia. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terduga pelaku peledakan itu sering merasa kesepian.

F yang merupakan siswa di sekolah tersebut juga menutup diri dari lingkungan sosialnya. “ABH tinggal bersama ayahnya, sementara ibu bekerja di luar negeri,” kata Budi Hermanto. Saat ini, polisi masih mendalaminya apakah ayahnya mengetahui gerak-gerik anaknya saat merakit sendiri bahan peledak. Selain itu, polisi juga mencari informasi konten kekerasan serta laman atau website yang diakses ABH untuk merakit bom.

730SHARES2.2kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Tren Lagu Beez In The Trap yang Dikolaborasikan dengan What’s Up? dari 4 Non Blondes →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Berita Utama berita Indonesia insiden kejahatan trauma

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritaIndonesiainsidenkejahatantrauma
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
Siapa Gus Elham Yahya? Biodata Pendakwah Muda Kediri yang Viral
Previous

Siapa Gus Elham Yahya? Biodata Pendakwah Muda Kediri yang Viral

Tren Lagu Beez In The Trap yang Dikolaborasikan dengan What’s Up? dari 4 Non Blondes
Next

Tren Lagu Beez In The Trap yang Dikolaborasikan dengan What’s Up? dari 4 Non Blondes

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme