Senin, 14 September 2026Indonesia
Kompasia
Trending

Lirik dan Terjemahan Lagu “On the Ground”: Debut Solo Wanita Tercantik 2025

Oleh Pimpinan Redaksi Β· Januari 3, 2026 Β· 3 menit baca Penulis Terverifikasi
βœ“ Penulis Verified

Lagu Solo Pertama Rose, “On The Ground” yang Menggambarkan Kebahagiaan di Hal-hal Sederhana

Rose, penyanyi asal Australia yang terkenal sebagai anggota grup BLACKPINK, merilis lagu solo pertamanya yang berjudul “On The Ground”. Lagu ini menjadi bagian dari perjalanan kariernya setelah sukses bersama BLACKPINK. Dalam liriknya, Rose menyampaikan pesan mendalam tentang kebahagiaan yang sejati, yaitu pada hal-hal sederhana dan mendasar.

Lagu “On The Ground” dirilis pada 12 Maret 2021 melalui kanal YouTube BLACKPINK. Meskipun dirilis beberapa tahun silam, lirik dan maknanya tetap relevan hingga saat ini. Lagu ini mencerminkan perasaan dan pengalaman Rose dalam menghadapi tekanan hidup serta kesadaran bahwa kebahagiaan tidak selalu terletak pada kesuksesan atau status sosial.

Pesan dalam Lirik “On The Ground”

Dalam liriknya, Rose mengungkapkan perasaannya tentang kehidupan yang penuh dengan tantangan. Ia menjelaskan bahwa hidupnya pernah terasa ajaib dan tampak luar biasa, namun ia juga pernah merasakan ketidakpuasan. Ia mengingat masa lalu dimana ia tinggal di tempat yang sederhana, seperti memiliki lubang di dinding dengan matras. Ini menjadi simbol dari awal perjalanan hidupnya yang jauh dari kemewahan.

Ia juga menyampaikan bahwa keinginan untuk memiliki sesuatu sering kali membuat kita merasa bahagia, tetapi akhirnya menemukan bahwa apa yang kita miliki tidak benar-benar memberikan kepuasan. Ia menyadari bahwa emas yang ia pikir bernilai justru hanya imitasi plastik. Hal ini menggambarkan betapa seringkali kita salah memandang nilai sesuatu.

Makna “Ground” dalam Lagu

Kata “ground” dalam judul lagu ini memiliki makna yang dalam. “Ground” bisa diartikan sebagai bumi atau dasar. Rose menyampaikan bahwa semua yang dibutuhkan untuk kebahagiaan sejati terletak di bumi, bukan di tempat yang tinggi atau mewah. Ini menjadi pesan kuat bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu datang dari kesuksesan atau popularitas.

Dalam lirik, ia mengulangi frasa “Everything I need is on the ground”, yang menunjukkan keyakinannya bahwa kebutuhan utama manusia adalah hal-hal sederhana. Ia juga menyampaikan bahwa meskipun ia telah mencapai banyak hal dalam hidupnya, ia tetap merasa jauh dari sesuatu yang lebih penting, yaitu kebahagiaan yang sejati.

Perjalanan Emosional dalam Lagu

Selain itu, Rose juga menyampaikan perasaan rindu dan penyesalan atas waktu yang telah lewat. Ia mengungkapkan bahwa setiap hari dan malam ia terus-menerus memikirkan tentang seseorang yang pernah ada dalam hidupnya. Ini menunjukkan bahwa ia masih merasakan dampak emosional dari hubungan yang pernah ia jalani.

Ia juga menyampaikan bahwa ia bekerja keras sepanjang hidupnya untuk mencapai tujuan tertentu, tetapi akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan tidak selalu terletak pada kesuksesan. Ia merasa bahwa semua yang ia butuhkan sebenarnya sudah ada di bumi, dan tidak perlu mencari terlalu jauh.

Penutup

“On The Ground” bukan hanya sekadar lagu, tetapi juga sebuah cerita tentang perjalanan emosional Rose. Lagu ini mengajarkan kita bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu terletak pada kesuksesan atau popularitas, tetapi pada hal-hal sederhana dan mendasar. Dengan lirik yang penuh makna dan musik yang menarik, “On The Ground” menjadi bukti bahwa Rose mampu menyampaikan pesan mendalam melalui musiknya.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama β€œKompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

πŸ’¬ Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

β˜• Traktir Kopi

Pimpinan Redaksi telah mempublikasikan 1,480 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia