Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

Luhut Bicara Soal Saham Toba Pulp Lestari (INRU)
tranding

Luhut Bicara Soal Saham Toba Pulp Lestari (INRU)

By Redaksi Kompasia
Januari 12, 2026 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Luhut Bicara Soal Saham Toba Pulp Lestari (INRU)

Luhut Binsar Pandjaitan Menyangkal Keterkaitan dengan PT Toba Pulp Lestari

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, akhir-akhir ini menjadi sorotan setelah isu mengenai kepemilikan sahamnya di PT Toba Pulp Lestari (TPL) beredar. Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT Inti Indorayon Utama ini tengah menjadi perhatian publik karena disebut-sebut sebagai salah satu penyebab kerusakan lingkungan di Sumatra Utara.

Luhut secara tegas membantah adanya keterkaitannya dengan PT TPL. Ia bahkan menyatakan menolak keberadaan perusahaan tersebut. Menurutnya, ia hanya memiliki saham di perusahaan miliknya sendiri, yaitu PT Toba Sejahtera. Di dalam perusahaan tersebut, terdapat Kutai Energi, yang merupakan satu-satunya perusahaan yang memiliki izin usaha pertambangan (IUP) yang diperolehnya pada tahun 2003 atau 2004.

“Kalau ada orang yang menuduh saya punya saham, saham mana? Tunjukkan! Saya tidak pernah punya saham kecuali di perusahaan saya di PT Toba Sejahtera,” ujar Luhut dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

Awal Mula Pengetahuan Mengenai PT TPL

Luhut menjelaskan bahwa ia mulai mengetahui tentang PT TPL dari aksi demo masyarakat setempat yang menolak keberadaan perusahaan tersebut. Mereka merasa bahwa PT TPL menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan kerusakan hutan di wilayah tersebut.

Pengalaman ini terjadi saat ia menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada masa Presiden Gus Dur tahun 2001. Saat itu, ia melihat langsung keluhan masyarakat mengenai Danau Toba yang semakin keruh dan berbau, serta kawasan hutan yang semakin rusak. Dari situ, ia memahami pentingnya pembangunan yang tidak mengorbankan ruang hidup masyarakat.

Riwayat Operasional PT TPL

Menurut Luhut, PT TPL sempat ditutup sementara pada 19 Maret 1999, tepatnya saat era Presiden BJ Habibie. Namun, pada 19 November 2000, perusahaan tersebut kembali beroperasi dan berganti nama dari PT Inti Indorayon Utama menjadi PT Toba Pulp Lestari.

Ia juga menyatakan bahwa dampak dari kerusakan hutan di Tapanuli, Sumatra Utara, dapat dilihat melalui foto satelit. Menurutnya, PT TPL memiliki peran besar dalam kerusakan hutan di wilayah tersebut.

Langkah yang Diambil oleh Luhut

Luhut mengaku telah melaporkan kondisi tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia mengusulkan agar negara mengambil alih lahan yang dikuasai PT TPL. Ia menyarankan agar tanah tersebut digunakan untuk proyek pertanian, seperti pabrik bibit hortikultura di Humbang Hasunduran.

“Menurut saya, sudah tidak ada gunanya lagi Toba Pulp di situ. Sudah nggak benar,” ujarnya.

Selain itu, Luhut juga menyarankan agar Presiden Prabowo mencabut izin usaha PT TPL. Ia juga meminta pejabat dan pihak terkait lainnya untuk tidak mudah menuduh tanpa bukti.

“Masak kita dikontrol oleh satu orang saja yang mengontrol hampir 200.000 hektare tanah di sana. Ya ngga benerlah. Saya setuju banget dengan presiden, itu orang-orang kaya yang menikmati hasil bumi kita, bawa duitnya ke luar. Lalu apa yang kita dapat? ya kerusakan ini yang kita dapat,” katanya.

Ia juga menegaskan agar para pejabat jangan asal berbicara tanpa data. “Pakai data, ada nggak datanya, jangan asal nuduh, kampungan itu,” tambahnya.

469SHARES3.5kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Penglibatan TNI dalam antiterorisme Dinilai Mengancam HAM →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding berita bisnis kontroversi pemerintah politik

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritabisniskontroversipemerintahpolitik
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
Tiga Persidangan Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Dua Kali Kirim Surat ke Media
Previous

Tiga Persidangan Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Dua Kali Kirim Surat ke Media

Penglibatan TNI dalam antiterorisme Dinilai Mengancam HAM
Next

Penglibatan TNI dalam antiterorisme Dinilai Mengancam HAM

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme