AA1TWUb6.jpg
Pandji Pragiwaksono Terancam Tuntutan Hukum Setelah Laporan Polisi
Pandji Pragiwaksono, seorang komika ternama di Indonesia, kini menghadapi ancaman hukum serius setelah laporan terkait materi stand up comedy yang dibawakannya diterima oleh pihak kepolisian. Penyidik Polri telah mengamankan tiga barang bukti penting yang menjadi fokus penyelidikan. Salah satunya adalah flashdisk yang berisi rekaman pernyataan Pandji selama pertunjukan. Dua barang bukti lainnya berupa dokumen surat dan lembaran kertas berisi tangkapan layar dari materi yang dibawakannya.
Kasus ini menarik perhatian publik karena materi yang dibawakan Pandji dalam pertunjukan stand up comedy bertajuk “Mens Rea” dinilai mengandung kritik keras terhadap sejumlah tokoh dan lembaga. Hal ini memicu reaksi dari beberapa kelompok masyarakat yang merasa terluka oleh isi materi tersebut.
Barang Bukti yang Diserahkan ke Polisi
Polisi telah menerima sejumlah barang bukti terkait laporan terhadap Pandji Pragiwaksono. Laporan tersebut berasal dari Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (AMNU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah (AMM), yang merasa bahwa materi yang dibawakan dalam acara Mens Rea mengandung penghinaan terhadap organisasi mereka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa salah satu barang bukti yang diterima polisi adalah satu buah flashdisk USB yang berisi rekaman pernyataan Pandji dalam acara Mens Rea. Selain itu, ada dua barang bukti lainnya, yaitu satu lembar kertas hasil cetak cuplikan layar dan sebuah dokumen surat rilis aksi.
Laporan terhadap Pandji berkaitan dengan dugaan penghasutan di muka umum dan penistaan agama sesuai Pasal 300 dan 301 KUHP. Laporan ini telah diterima pada Kamis (8/1/2026) dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Proses Penyelidikan dan Analisis Barang Bukti
Budi menjelaskan bahwa penyidik akan melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi dan menganalisa barang bukti yang telah dikumpulkan. Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap bijak dalam menyampaikan informasi.
Sebelumnya, Ketua Presidium AMNU, Rizki Abdul Rahman, menyebut bahwa Pandji Pragiwaksono dalam penampilannya di Mens Rea telah merendahkan dan memfitnah NU serta Muhammadiyah. Menurut Rizki, Pandji dinilai menciptakan keresahan dan memecah belah bangsa melalui narasi yang disampaikannya.
Salah satu materi yang dibawakan Pandji adalah tentang izin pengelolaan tambang yang diberikan kepada NU dan Muhammadiyah. Ia juga menilai anggapan bahwa kedua organisasi tersebut terlibat politik praktis sebagai fitnah. Narasi ini disampaikan seolah-olah NU dan Muhammadiyah mendapatkan tambang sebagai imbalan atas dukungan mereka dalam kontestasi pemilu.
Pandji Pragiwaksono Berada di Amerika Serikat
Di tengah viralnya materi stand up comedy yang bertajuk Mens Rea, Pandji Pragiwaksono diketahui sedang berada di Amerika Serikat. Ia terbang ke New York pada 28 Desember 2025 lalu. Pandji membagikan momen perjalanannya itu dalam beberapa unggahan di Instagram resminya @pandji.pragiwaksono.
Ia secara resmi pindah ke New York pada Januari 2022, rencana ini sebenarnya sudah dipersiapkan sejak lama dan sempat tertunda karena pandemi COVID-19. Pandji ingin menantang dirinya sendiri untuk sukses di pusat stand-up comedy dunia, meskipun sudah mapan di Indonesia.
Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa komika Indonesia mampu berkarya dan bersaing di kancah internasional. Pandji terinspirasi dari komedian Andrew Schulz yang tampil di banyak klub komedi dalam satu malam.
Selain itu, ia ingin menguji kemampuan berbahasa Inggris dan membawakan materi stand-up di depan audiens internasional. Pandji ingin menjadi komika Indonesia pertama yang sukses di New York dan menginspirasi generasi muda.
Materi Stand Up Comedy yang Viral
Melalui tayangan stand up comedy Mens Rea yang kini tayang dan ramai diperbincangkan di Netflix Indonesia, Pandji Pragiwaksono kembali menunjukkan ciri khas komedinya. Program ini menampilkan komedi satire yang berani dengan mengangkat berbagai isu sosial dan politik pasca Pemilu 2024.
Kehadiran Mens Rea semakin mengukuhkan posisi Pandji sebagai komedian multitalenta yang konsisten menyampaikan kritik lewat humor. Gaya komedi yang ia sajikan dikenal tajam namun tetap relevan dengan kondisi masyarakat.
Popularitas pertunjukan ini pun berdampak pada meningkatnya rasa penasaran publik terhadap latar belakang dan silsilah keluarga Pandji Pragiwaksono. Bahkan, Mens Rea berhasil menduduki peringkat pertama kategori TV Shows di Netflix Indonesia pada Senin (5/1/2026).
Dalam pertunjukan tersebut, Pandji menjadikan panggung sebagai ruang refleksi atas berbagai persoalan bangsa. Isu sosial dan politik yang sedang hangat dibedah melalui sudut pandang observasional yang lugas. Pandji tampil tanpa ragu menyampaikan kritik terhadap dinamika politik yang terjadi setelah Pemilu 2024.
Berbagai perilaku pejabat publik menjadi bahan sorotan dalam materi yang ia bawakan. Tokoh-tokoh penting yang kerap dianggap sensitif juga tidak luput dari pembahasan. Beberapa di antaranya adalah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hingga Presiden Prabowo Subianto.
Topik yang diangkat dinilai merepresentasikan realitas demokrasi Indonesia saat ini. Seluruh kritik tersebut dikemas secara ringan melalui balutan komedi satire. Humor yang disajikan tidak hanya bertujuan menghibur, tetapi juga mengajak penonton berpikir lebih dalam.
Penonton diajak untuk melihat persoalan politik dari sudut pandang yang lebih kritis dan reflektif. Sebelum hadir di Netflix, Mens Rea telah lebih dulu dipentaskan dalam tur ke 10 kota di Indonesia sepanjang 2025. Pertunjukan tersebut mendapatkan respons luas dari masyarakat di berbagai daerah.
Dalam sebuah konferensi pers pada April, Pandji menegaskan tujuan utama dari Mens Rea. “Ini bentuk edukasi politik lewat komedi. Penginnya membuat orang lebih mengerti bahwa kita sebagai pelaku demokrasi itu seharusnya lebih pintar dan mawas diri,” ungkap Pandji Pragiwaksono.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
