BLORA — Sistem parkir elektronik (e-parkir) di GOR Mustika Blora tengah menjadi sorotan setelah beberapa pengunjung melaporkan bahwa palang parkir yang baru dipasang sempat terbuka sendiri tanpa ada input dari pengemudi. Peristiwa ini dilaporkan beberapa kali terjadi sejak sistem e-parkir mulai diberlakukan di area olahraga tersebut. kumparan
Penerapan e-parkir di GOR Mustika Blora telah dilakukan sejak 14 Mei 2025 sebagai bagian dari upaya pemerintah setempat menerapkan digitalisasi layanan parkir. Sistem ini menggantikan metode parkir manual dan diharapkan dapat meningkatkan transparansi serta pendapatan daerah. infoblora.id
Namun, menurut laporan media lokal, untuk beberapa kali kejadian, palang parkir terbuka tanpa ditekan tombol dan tanpa kartu tertempel. Hal ini membuat sejumlah pengunjung terkejut karena tidak menerima tiket parkir dan tidak melakukan transaksi melalui sistem elektronik. kumparan
Keluhan Pedagang dan Pengunjung
Sejumlah pedagang di sekitar GOR Mustika juga mengeluhkan bahwa sejak penerapan e-parkir, jumlah pengunjung yang datang berkurang drastis, yang berdampak pada pendapatan harian mereka. Beberapa pedagang mengaku omzetnya turun hampir separuh dibanding sebelum sistem e-parkir diterapkan. https://pantura.inews.id/+1
Seorang pedagang yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan bahwa sistem parkir elektronik membuat pengunjung enggan masuk karena biaya tambahan yang harus dibayar untuk parkir. https://pantura.inews.id/
Respon Pemerintah Daerah
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh atas penerapan sistem e-parkir di GOR Mustika Blora. Evaluasi ini mencakup peninjauan langsung di lapangan dan meminta masukan dari para pedagang serta pengunjung setempat. radarpati.jawapos.com
Bupati juga memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera memeriksa kondisi di lapangan dan menilai sejauh mana sistem elektronik tersebut beroperasi sesuai dengan harapan awalnya. radarpati.jawapos.com
Pentingnya Kalibrasi dan Pemeliharaan Teknologi
Kasus palang parkir yang terbuka sendiri ini memberi pelajaran penting bahwa penerapan teknologi digital seperti e-parkir perlu didukung dengan perawatan teknis dan kalibrasi sistem yang tepat. Dalam sistem otomatis, sensor kendaraan dan perangkat kontrol harus siap menghadapi kondisi nyata di lapangan agar tidak terjadi sinyal palsu (false trigger) yang dapat menyebabkan palang terbuka tanpa sebab. kumparan
Selain itu, evaluasi berkala dan layanan purna jual (after-sales support) yang responsif menjadi elemen penting untuk menjamin fungsi sistem tetap optimal. Hal ini sangat penting terutama pada fase awal implementasi teknologi baru. kumparan
Penutup
Peristiwa palang parkir yang membuka sendiri di GOR Mustika Blora bukan hanya menjadi bahan diskusi teknis, tetapi juga mengangkat isu penting dalam pengelolaan layanan publik digital. Ke depan, pemerintah daerah diharapkan dapat menyempurnakan sistem berdasarkan masukan dari masyarakat luas serta memastikan teknologi yang digunakan benar-benar mendukung kemudahan dan kenyamanan publik.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
