Penertiban Parkir Liar Terus Digencarkan, Gubernur Jakarta Tekankan Penegakan Aturan yang Humanis

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat upaya penataan parkir liar sebagai bagian dari peningkatan ketertiban lalu lintas dan…
1 Min Read 0 3

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat upaya penataan parkir liar sebagai bagian dari peningkatan ketertiban lalu lintas dan pelayanan publik. Dalam pelaksanaannya, Gubernur Jakarta menegaskan bahwa seluruh petugas harus menjalankan penertiban secara tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan sesuai aturan.

Menurut Gubernur, keberadaan parkir liar tidak hanya mengganggu kelancaran arus kendaraan, tetapi juga berpotensi mengurangi kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan ruang publik. Oleh karena itu, langkah penertiban dinilai perlu dilakukan secara konsisten dengan tetap mengutamakan profesionalisme di lapangan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan ratusan personel gabungan yang melibatkan berbagai instansi untuk melakukan pengawasan dan penindakan di sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi parkir liar. Operasi tersebut difokuskan pada kawasan yang sering menimbulkan kemacetan maupun keluhan dari masyarakat.

Dalam arahannya, Gubernur mengingatkan agar petugas tidak bertindak berlebihan ketika menjalankan tugas. Penegakan aturan harus dilakukan secara proporsional, mengedepankan edukasi kepada masyarakat, serta tetap menghormati hak setiap warga. Pendekatan persuasif diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga ketertiban dapat terjaga secara berkelanjutan.

Selain melakukan penertiban, pemerintah daerah juga berupaya menata sistem perparkiran agar lebih tertib dan mudah diawasi. Pengelolaan parkir yang baik dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Langkah pembenahan tersebut sejalan dengan upaya berbagai pemerintah daerah di Indonesia yang mulai menerapkan sistem pengelolaan parkir secara lebih modern, transparan, dan akuntabel. Pemanfaatan teknologi dalam pencatatan transaksi maupun pengawasan operasional diharapkan mampu mengurangi praktik parkir yang tidak sesuai ketentuan sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan.

Pemerintah berharap penataan parkir tidak hanya berdampak pada berkurangnya parkir liar, tetapi juga menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar upaya penataan tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi kepentingan publik.

918SHARES5kVIEWS

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Redaksi Kompasia