Ringkasan Berita:
- Bupati Kebumen Lilis Nuryani mendapat perhatian setelah meresmikan jalan dan jembatan yang dibangun menggunakan dana pribadi masyarakat.
- Pemerintah Kabupaten Kebumen menyatakan bahwa Lilis hadir karena menerima undangan dari warga dan pemerintah desa dalam acara peresmian.
- Lilis menjabat sebagai Bupati Kebumen pada masa jabatan 2025 hingga 2030 serta melaporkan kekayaannya senilai Rp88,64 miliar.
Kepri KPA NEWS –– Bupati Kebumen, Lilis Nuryani kini tengah menjadi perhatian netizen. – Perhatian warganet kini tertuju pada Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. – Lilis Nuryani, Bupati Kebumen, sedang menjadi pusat perbincangan di kalangan netizen. – Sorotan publik kini mengarah pada Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. – Netizen saat ini sedang memperhatikan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani.
Ia menjadi topik pembicaraan setelah meresmikan jembatan dan jalan di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Baru-baru ini diketahui, fasilitas tersebut dibangun bukan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi berasal dari dana pribadi keluarga besar H. Sudar, warga setempat.
Di akun Instagram Undercover yang membagikan video peresmian, netizen secara masif menanyakan kehadiran Bupati Lilis dalam meresmikan jalan dan jembatan tersebut.
Mereka menganggap pemerintah daerah tidak perlu campur tangan, karena fasilitas umum tersebut dibangun secara mandiri.
“Uang masyarakat yang dibangun, dia yang secara resmi menyampaikan narasi yang naik menjadi bupati dengan nama yang terkenal wkwkwkwk,” tulis akun @fherdy.liem.
Beberapa netizen juga mengatakan Bupati seharusnya merasa malu karena gagal dalam membangun infrastruktur di wilayahnya.
“Malu sih harusnya yaa,” timpal @akun handayyani_neneng17.
Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui akun Instagram resmi mereka @pemkabkebumen menekankan, kehadiran Bupati Lilis bukan berasal dari inisiatif pribadinya.
Namun ia menerima undangan dari warga untuk meresmikan jembatan dan jalan desa.
“Kami ingin menjelaskan bahwa kehadiran Bupati Kebumen dalam peresmian tersebut adalah sebagai bentuk partisipasi atas undangan Ibu Siti Sudar dan Pemerintah Desa Plumbon..”
“Saat ini menjadi bentuk penghormatan terhadap Ibu Siti Sudar, warga Desa Plumbon yang secara mandiri membangun jembatan serta menyumbangkan tanah, jalan, dan biaya pribadinya sebagai aset desa untuk kepentingan masyarakat dan membuka akses menuju desa di kawasan tersebut.s,” tulis @pemkabkebumen.
Meskipun ada berita tersebut, siapa sebenarnya Lilis Nuryani?
Profil Lilis Nuryani
Dikutip dari infopemilu.kpu.go.id, Lilis Nuryani adalah seorang perempuan yang lahir di Bandung pada 16 April 1965. Saat ini ia berusia 61 tahun.
Ia menempuh studi perguruan tinggi di Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) YAPARI-ABA Bandung dan memperoleh gelar Sarjana Sastra setelah menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1992.
Sebelumnya, Lilis bersekolah di SDN Ciateul Bandung, SMP Negeri 2 Bandung, serta SMA BPI 1 Bandung.
Selain memiliki dasar pendidikan yang formal, Lilis juga giat terlibat dalam berbagai lembaga masyarakat.
Sejak tahun 2010, ia menjabat sebagai Ketua Yayasan Pondok Al Kamal di Buayan, Kabupaten Kebumen.
Ia juga ditunjuk sebagai Bendahara Umum Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gombong, Kebumen untuk masa jabatan 2015–2024.
Dalam bidang pemberdayaan keluarga, Lilis pernah menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen selama masa jabatan 2016 hingga 2024.
Selain itu, sejak tahun 2019 hingga 2024, Lilis juga menjabat sebagai Dewan Pembina Tradha Foundation.
Terjun ke Panggung Politik
Lilis sebenarnya sudah dikenal di dunia politik, khususnya di wilayah Kebumen.
Ia adalah istri dari Mohammad Yahya Fuad, Bupati Kebumen yang ke-31 yang menjabat mulai tanggal 17 Januari 2016 hingga 24 Januari 2018.
Yahya gagal menyelesaikan tugasnya akibat terlibat dalam kasus suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Kebumen pada tahun 2016.
Hakim menyatakan bahwa ia bersalah dan diberi hukuman penjara selama 4 tahun.
Kembali pada Lilis, ia kemudian mengikuti langkah suaminya dengan maju dalam Pilkada 2024.
Ia mengajak Zaeni Miftah bekerja sama dengan dukungan dari PSI, Partai Demokrat, PKB, Partai Gelora, Partai Gerindra, Partai NasDem, dan Partai Umat.
Berikut hasil suara yang diambil dari data KPU Kebumen:
- Pasangan nomor 1, Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah, mendapatkan 411.711 suara, yaitu sebesar 55,6 persen.
- Pasangan nomor urut 2: Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih (Arif-Rista) mendapatkan 328.958 suara (44,4 persen).
Pada akhirnya, Lilis-Zaeni dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kebumen periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025.
Harta Kekayaan

Lilis memiliki kekayaan yang mencapai Rp 88.640.628.357.
Jumlah tersebut ia laporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara pada 31 Desember 2025.
Berikut rincian lengkapnya:
Tanah dan Bangunan sebesar Rp 45.818.000.000
Kendaraan dan Mesin Rp 22.300.
Aset Lancar Lainnya Rp —-
Surat Berharga Rp 39.710.000.000
Kas dan Setara Kas sebesar Rp 3.090.328.357
Harta Lainnya Rp —-
Sub Total Rp 88.640.628.357
Utang Rp —-
Jumlah Kekayaan Keseluruhan Sebesar Rp 88.640.628.357
(Kepri KPA NEWS -/Endra)
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Kunjungan Kerja PT MSM Tiga Matra Satria Bersama Pemda Bali, BPD Bali, dan Dishub Bali: Transformasi Pengelolaan Parkir di Pantai Kuta
- 7 Perusahaan Parkir Terbaik di Indonesia
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Artikel ini bermanfaat?
Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.
Donasi Sekarang