AA1V5AaJ.jpg
Insiden Keracunan Massal di Sekolah Dasar Cianjur
Sebanyak 28 siswa SDN Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari jumlah tersebut, sebelas siswa harus dirujuk ke rumah sakit, sementara sisanya mendapat perawatan intensif di Puskesmas Kadupandak. Kasus ini menimbulkan kekhawatiran yang serius terhadap kualitas dan pengawasan makanan yang disajikan dalam program tersebut.
Puluhan siswa tiba-tiba mengalami mual, muntah, pusing, dan demam setelah menyantap hidangan MBG pada Selasa (27/1/2026). Kepala Puskesmas Kadupandak, Suryana, menyebut total ada 28 siswa yang harus ditangani, dengan 11 di antaranya dirujuk ke rumah sakit karena kondisi yang memburuk. “Sejak pagi sampai petang total siswa yang menjalani perawatan sebanyak 28 orang, 11 orang siswa dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya terus memburuk,” ujarnya.
Pihak puskesmas memastikan seluruh korban mendapat penanganan maksimal. Hingga sore hari, sebagian siswa mulai menunjukkan tanda pemulihan. Namun, koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur tetap dilakukan untuk menelusuri sumber keracunan. Sampel makanan serta muntahan siswa telah dikirim ke laboratorium guna memastikan kandungan yang memicu gejala tersebut.
Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Hermansyah, menegaskan pihak kepolisian juga turun tangan melakukan penyelidikan. Menurutnya, kasus ini cukup membingungkan karena ada siswa yang menyantap hidangan MBG tidak mengalami gejala, sementara beberapa siswa yang tidak ikut makan justru mengalami muntah dan diare. Hal ini membuat analisis penyebab keracunan harus dilakukan lebih mendalam melalui uji laboratorium.
Program MBG sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan gizi anak sekolah dasar. Namun, kasus di Cianjur ini menimbulkan pertanyaan besar terkait pengawasan kualitas makanan yang disajikan. Pakar kesehatan masyarakat menilai, distribusi makanan bergizi harus disertai standar higienitas ketat, mulai dari proses memasak, penyimpanan, hingga distribusi ke sekolah.
Insiden keracunan massal di sekolah bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Pada 2024, kasus serupa pernah menimpa puluhan siswa di Kabupaten Garut setelah mengonsumsi makanan jajanan di lingkungan sekolah. Situasi ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan makanan anak sekolah, baik yang berasal dari program pemerintah maupun dari kantin sekolah.
Dinas Kesehatan Jawa Barat menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap program MBG di seluruh daerah. Pemeriksaan rutin terhadap penyedia makanan dan edukasi higienitas bagi petugas dapur sekolah menjadi langkah yang akan digencarkan. Hal ini diharapkan dapat mencegah kasus serupa terulang di masa mendatang.
Selain itu, para orang tua diminta lebih waspada terhadap kondisi anak setelah mengonsumsi makanan di sekolah. Jika muncul gejala seperti mual, muntah, atau pusing, segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat agar tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut. Edukasi tentang pentingnya kebersihan makanan juga perlu terus disampaikan kepada siswa.
Kasus di Kadupandak kini menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan program pemerintah yang seharusnya memberi manfaat besar bagi anak-anak. Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian berkomitmen menuntaskan penyelidikan agar penyebab keracunan bisa segera diketahui dan langkah pencegahan dapat dilakukan.
Dengan adanya insiden ini, masyarakat berharap pemerintah lebih serius dalam memastikan kualitas makanan bergizi gratis. Program yang bertujuan mulia ini tidak boleh tercoreng oleh lemahnya pengawasan, karena menyangkut kesehatan generasi muda yang menjadi aset bangsa.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Guru Honorer: Gaji Rp 400.000 Masuk, Cek Tanggal Cair!
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Share this content:
