Senin, 14 September 2026Indonesia
Kompasia
Trending

Rekam Jejak Irjen Johnny Eddizon Isir, Mantan Ajudan Jokowi, Jadi Kadiv Humas Polri dengan Kekayaan Rp7 Miliar

Oleh Pimpinan Redaksi Β· Januari 24, 2026 Β· 3 menit baca Penulis Terverifikasi
AA1USIvQ.jpg
βœ“ Penulis Verified

Penunjukan Irjen Johnny Eddizon Isir sebagai Kadiv Humas Polri

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi. Salah satu perubahan signifikan adalah penunjukan Irjen Johnny Eddizon Isir sebagai Kepala Divisi Humas (Kadiv Humas) Polri. Pengangkatan ini berdasarkan surat telegram Kapolri bernomor KEP/62/I/2026 yang dikeluarkan pada 15 Januari 2026.

Irjen Johnny sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat dan kini bergeser ke Markas Besar Polri. Ia menggantikan posisi Irjen Sandi Nugroho, yang kini ditugaskan sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Rotasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan fungsi komunikasi publik Polri.

Pihak Mabes Polri melalui Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, memberikan konfirmasi resmi terkait mutasi tersebut. “Benar (mutasi Polri),” ujarnya saat diwawancarai oleh beberapa media.

Latar Belakang dan Karier Irjen Johnny Eddizon Isir

Irjen Johnny Eddizon Isir lahir di Jayapura, Papua, pada 7 Juni 1975. Ia merupakan perwira tinggi Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau jenderal bintang dua. Pendidikan dasarnya dimulai di SD Kristus Raja Jayapura pada 1981-1987. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 2 Jayapura (1987-1990) dan SMA Taruna Nusantara Magelang (1990-1993).

Pendidikan kepolisian dilanjutkan di Akpol Semarang pada 1993-1996, kemudian melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2001-2003. Ia juga mengikuti Program Master Transnational Crime Prevention (MTCP) di University of Wollongong, Australia pada 2006, serta menempuh pendidikan Sespimti pada 2018.

Karier kepolisian Johnny dimulai sebagai Pamapta Polres Dili, Timor Timur pada 1997-1998. Ia kemudian menjabat Kasat Serse Polres Maliana, Timor Timur (1998-1999), Kasat Sabhara Polres Dili (1999), serta KBO Serse Polres Surabaya Utara Polda Jawa Timur pada 1999-2000.

Pada 2000-2001, Johnny dipercaya sebagai Kanit Res Intel Polsek Krembangan Polres Surabaya Utara. Ia kemudian menjabat Kapolsek Karangpilang Polres Surabaya Selatan pada 2003-2005 serta Kanit I Sat II Ekonomi Ditreskrim Polda Jawa Timur pada 2007-2008.

Kariernya terus berkembang dengan jabatan Wakasat Serse Polwiltabes Surabaya (2008-2009), Wakapolres Surabaya Selatan Polda Jawa Timur (2009-2010), Kanit II Sat I Pidum Ditreskrim Polda Jawa Timur (2010-2011), dan Kanit I Subdit II Hardabangta Ditreskrimum Polda Jawa Timur pada 2011-2012.

Johnny kemudian bertugas di wilayah Papua sebagai Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Papua pada 2012-2013. Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolres Jayawijaya (2013-2014) dan Kapolres Manokwari pada 2014-2016.

Pada 2016, ia dipercaya sebagai Wadirreskrimum Polda Banten sekaligus Dosen Utama STIK PTIK. Setahun kemudian, Johnny menjabat Dirreskrimsus Polda Riau dan ditunjuk sebagai Ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2017.

Karier di Mabes Polri berlanjut sebagai Irbidjemensdm II Itwil V Itwasum Polri pada 2019 dan Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri pada tahun yang sama. Pada 2019 hingga 2020, Johnny memimpin Polrestabes Medan. Setelah itu, ia memimpin Polrestabes Surabaya pada 2020-2021, lalu menjabat Wakapolda Sulawesi Utara pada 2021-2023.

Ia juga pernah ditugaskan sebagai Karojianstra Sops Polri pada 2023 sebelum menjadi Kapolda Papua Barat.

Kekayaan Irjen Johnny Eddizon Isir

Berdasarkan informasi dari laman e-LHKPN, Irjen Johnny Eddizon Isir terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 22 Februari 2022. Berikut rincian kekayaannya:

A. Tanah dan Bangunan

  1. Tanah dan Bangunan Seluas 128 m2/125 m2 di Kota Surabaya, Hasil Sendiri: Rp 2.500.000.000
  2. Tanah dan Bangunan Seluas 103 m2/185 m2 di Kota Jakarta Selatan, Hasil Sendiri: Rp 2.000.000.000

B. Alat Transportasi dan Mesin

  1. Mobil Toyota Fortuner Tahun 2017, Hasil Sendiri: Rp 400.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya

Rp 60.000.000

D. Surat Berharga

Rp 0

E. Kas dan Setara Kas

Rp 2.102.530.724

F. Harta Lainnya

Rp 0

Sub Total: Rp 7.062.530.724
Hutang: Rp 0
Total Kekayaan: Rp 7.062.530.724

Dengan total kekayaan sebesar Rp7,06 miliar, Irjen Johnny Eddizon Isir tidak memiliki catatan utang. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki kestabilan finansial yang baik.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama β€œKompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

πŸ’¬ Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

β˜• Traktir Kopi

Pimpinan Redaksi telah mempublikasikan 1,480 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia