2014 Asset History Wall 02

Denpasar — Masalah sistem parkir di RS Kasih Ibu Hospital Denpasar kembali menuai sorotan publik. Gangguan yang terjadi berulang kali memicu pertanyaan serius dari masyarakat: sejauh mana profesionalisme dan kesiapan perusahaan pengelola parkir dalam mengelola fasilitas vital di lingkungan rumah sakit?
Keluhan warga terkait sistem parkir yang kerap error ini sebelumnya diberitakan oleh JurnalPost, yang mengungkap pengalaman pengunjung harus mengantre lama akibat kegagalan sistem saat keluar-masuk area parkir.
Warga Mengeluh, Sistem Error Jadi Rutinitas
Dalam laporan JurnalPost, sejumlah pengunjung rumah sakit menyebut bahwa sistem parkir otomatis sering kali tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Tiket tidak terbaca, palang tidak terbuka, hingga proses keluar parkir yang memakan waktu lama disebut sebagai kejadian yang berulang, bukan insiden tunggal.
“Parkirnya sering bermasalah, mau keluar lama sekali. Padahal kami sedang bawa pasien,” keluh salah seorang pengunjung sebagaimana dikutip JurnalPost.
Situasi ini dinilai sangat tidak relevan dengan konteks rumah sakit, di mana kecepatan dan kelancaran mobilitas menjadi bagian dari pelayanan kesehatan itu sendiri.
Perusahaan Pengelola Parkir Jadi Sorotan
Meski rumah sakit adalah pemilik kawasan, operasional parkir umumnya dikelola oleh pihak ketiga. Karena itu, publik mulai mempertanyakan kualitas kerja perusahaan pengelola parkir yang bertanggung jawab langsung atas sistem, perangkat, dan operasional harian.
Masalah yang muncul bukan sekadar teknis, melainkan mencerminkan:
- Lemahnya kesiapan sistem menghadapi volume kendaraan
- Minimnya mitigasi risiko saat sistem mengalami gangguan
- Tidak optimalnya SOP penanganan error di lapangan
- Dugaan kurangnya pemeliharaan dan evaluasi berkala
Jika gangguan terjadi sesekali, publik mungkin masih bisa memaklumi. Namun ketika keluhan muncul berulang dan dilaporkan media, pertanyaan tentang kompetensi pengelola menjadi tidak terelakkan.
Parkir Bukan Sekadar Bisnis, Ini Fasilitas Publik Sensitif
Di banyak rumah sakit modern, sistem parkir diperlakukan sebagai bagian dari rantai layanan kesehatan, bukan semata-mata sumber pendapatan. Karena itu, pengelola parkir dituntut memiliki:
- Sistem high availability (tidak mudah down)
- Mekanisme fail-safe saat sistem otomatis bermasalah
- Petugas lapangan yang sigap, bukan sekadar penjaga palang
- Monitoring real-time dan SLA yang jelas
Ketika sistem parkir justru menjadi sumber stres tambahan bagi pasien dan keluarga, publik berhak mempertanyakan:
apakah perusahaan pengelola hanya mengejar operasional murah tanpa kesiapan teknologi dan SDM?
Perbandingan dengan Praktik Baik di Rumah Sakit Lain
Sebagai perbandingan, banyak rumah sakit di kota besar telah beralih ke sistem yang lebih andal, seperti:
- Parkir ticketless berbasis plat nomor (ANPR/LPR)
- Sistem cashless penuh (QRIS, kartu, e-money)
- Skema semi-manless dengan petugas intervensi cepat
- Kontrak pengelolaan parkir berbasis SLA dan KPI, bukan sekadar bagi hasil
Model seperti ini menempatkan perusahaan pengelola parkir sebagai mitra layanan, bukan hanya vendor teknis.
Desakan Evaluasi Kontrak dan Transparansi
Munculnya keluhan publik ini semestinya menjadi alarm bagi manajemen rumah sakit untuk mengevaluasi kinerja perusahaan pengelola parkir, termasuk:
- Kesesuaian sistem dengan kebutuhan rumah sakit
- Rekam jejak dan pengalaman pengelola
- Kepatuhan terhadap standar layanan publik
- Dampak operasional terhadap pasien dan pengunjung
Tanpa evaluasi serius, masalah parkir berpotensi terus berulang dan merusak citra layanan rumah sakit secara keseluruhan, meski kualitas medis di dalamnya baik.
Sumber Resmi
- JurnalPost.com
“Sistem Parkir di RS Kasih Ibu Hospital Denpasar Sering Bermasalah, Warga Keluhkan Pelayanan”
https://jurnalpost.com/sistem-parkir-di-rs-kasih-ibu-hospital-denpasar-sering-bermasalah-warga-keluhkan-pelayanan/77483/
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
