1000292678.jpg
Penangkapan Dua Tersangka Pembunuh Lansia di Kota Binjai
Penangkapan dua tersangka pembunuh Dumaris Deniwati Br Sitio (60) yang terjadi di Kota Binjai, Sumatera Utara, berlangsung dengan cepat. Kedua tersangka tersebut ditangkap setelah dilakukan penggerebekan oleh tim gabungan dari berbagai instansi kepolisian. Mereka diduga terlibat dalam pembunuhan seorang lansia di Kota Pekanbaru, Riau.
- penangkapan dua tersangka pembunuh lansia di kota binjai penangkapan dua tersangka pembunuh dumaris deniwati br sitio (60) yang terjadi di kota binjai, sumatera utara, berlangsung dengan cepat.
- kedua tersangka tersebut ditangkap setelah dilakukan penggerebekan oleh tim gabungan dari berbagai instansi kepolisian.
- mereka diduga terlibat dalam pembunuhan seorang lansia di kota pekanbaru, riau.
- edi sucipto, kepala lingkungan vi, kelurahan pahlawan, kecamatan binjai utara, mengaku tidak diberitahu tentang penangkapan tersebut.
Daftar Isi
Edi Sucipto, Kepala Lingkungan VI, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, mengaku tidak diberitahu tentang penangkapan tersebut. Saat itu, ia sedang berada di masjid dan baru mengetahui informasi penangkapan setelah pulang dari Salat Magrib. Menurutnya, para tetangga memberinya tahu bahwa ada penggerebekan yang terkait kasus pembunuhan yang viral di media sosial.
Kedua tersangka diketahui datang ke Kota Binjai untuk mengontrak rumah di Gang Tempel, Jalan Perintis Kemerdekaan. Informasi yang diperoleh Edi menyebutkan bahwa keduanya belum sepenuhnya mengontrak rumah tersebut. Hanya dalam waktu kurang dari satu hari, mereka sudah ditangkap oleh pihak berwajib.
Tidak hanya itu, kedua tersangka juga tidak memberi tahu kepala lingkungan mengenai rencana mereka. Hal ini disebabkan karena masa kontrak yang masih pendek, yaitu kurang dari 24 jam. Edi sendiri tidak melihat proses penangkapan tersebut karena saat itu ia sudah pulang dari masjid dan tidak lagi melihat adanya petugas kepolisian di lokasi.
Identitas kedua tersangka adalah Selamat alias Amat (34), warga Jalan Bale Redelong, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dan Lisbet Barasa (22), warga Jalan Pendidikan, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan.
Masyarakat sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, merasa kaget ketika melihat banyak personel kepolisian berkumpul di pinggir jalan. Mereka tidak mengetahui bahwa yang terjadi adalah penangkapan tersangka pembunuh lansia. Kejadian ini terjadi pada hari Jumat, tanggal 1 Mei 2026, yang merupakan libur Hari Buruh Internasional. Sehingga suasana di sekitar lokasi penangkapan terlihat sepi.
Menurut masyarakat setempat, mereka baru mengetahui bahwa yang terjadi adalah penangkapan tersangka setelah mendengar informasi dari orang lain. Mereka tidak menyadari bahwa penangkapan tersebut terkait dengan kasus pembunuhan yang viral di media sosial.
Kronologi Penangkapan Tersangka
Kasat Reskim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian, menjelaskan kronologi penangkapan kedua tersangka. Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai, bersama dengan tim gabungan Jatanras Polda Riau dan Polresta Pekanbaru, menerima informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya. Informasi tersebut menyebutkan bahwa tersangka Selamat dan Lisbet berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara.
Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung melakukan penyisiran. Pada pukul 17.30 WIB, Jumat (1/5/2026), kedua tersangka berhasil diamankan di lokasi yang dimaksud. Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Binjai untuk penyidikan lebih lanjut. Setelah itu, tersangka dan barang bukti dibawa ke Polresta Pekanbaru melalui jalur udara dari Bandara Kualanamu.
Sebelumnya, Dumaris Deniwati Br Sitio ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4/2026) siang. Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah. Rekaman CCTV mengungkap jejak para tersangka, termasuk salah satu tersangka yang diduga adalah wanita berinisial AF, menantu korban.
Dalam rekaman CCTV, tampak empat tersangka yang terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut. Awalnya, para tersangka datang menggunakan mobil hitam. Seorang wanita berkaus hitam, diduga sebagai menantu korban, masuk ke halaman rumah disusul oleh wanita lain yang mengenakan jaket hoodie warna biru. Tak lama kemudian, dua orang pria menyusul keduanya.
Saat itu, korban keluar dari kamar dan membuka pintu menyambut tamu tersebut. Wanita yang diduga menantunya sempat menyalami korban. Situasi awalnya terlihat normal, hingga seorang pria yang diduga selingkuhan AF datang sambil membawa kayu balok. Ia langsung memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga korban terkulai.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Kunjungan Kerja PT MSM Tiga Matra Satria Bersama Pemda Bali, BPD Bali, dan Dishub Bali: Transformasi Pengelolaan Parkir di Pantai Kuta
- 7 Perusahaan Parkir Terbaik di Indonesia
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Share this content:
