Sabtu, 12 September 2026Indonesia
Kompasia
Berita Utama

Transformasi Digital Bank BPD Bali Tuai Pengakuan Nasional, Ekosistem Layanan Publik Turut Berperan

Oleh reni hartuti Β· Januari 7, 2026 Β· 2 menit baca Penulis Terverifikasi
βœ“ Penulis Verified

Denpasar, 2026 β€” Upaya berkelanjutan Bank BPD Bali dalam mempercepat transformasi digital kembali mendapatkan pengakuan nasional. Sepanjang beberapa tahun terakhir hingga 2025, Bank BPD Bali berhasil meraih peringkat II atau terbaik kedua dalam sejumlah ajang strategis, menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi layanan publik dan keuangan daerah.

Pada tahun 2025, Bank BPD Bali dianugerahi Bank Pembangunan Terbaik II P2DD 2025, sebuah penghargaan yang diberikan atas kontribusinya dalam mendukung Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), khususnya melalui digitalisasi belanja pemerintah daerah dan layanan publik. Pengakuan ini memperkuat posisi Bank BPD Bali sebagai pionir dalam integrasi sistem keuangan daerah dengan teknologi digital.

Rekam Jejak Penghargaan Nasional

Selain capaian terkini tersebut, Bank BPD Bali juga mencatatkan sejumlah prestasi penting pada tahun-tahun sebelumnya, antara lain:

  • Peringkat II Human Capital Award (IHCA) 2018 kategori Bank BPD Non Tbk Buku II (aset Rp10–25 triliun) oleh Economic Review,
  • Predikat Bank KBMI 1–2 Peserta Inovasi Digital BI-FAST Terbaik dari Bank Indonesia pada tahun 2022,
  • serta penghargaan dari Bank Indonesia dalam kategori Pasar Rakyat Go Digital dan Runner Up Akses Keuangan Digital, yang menitikberatkan pada literasi keuangan digital dan perlindungan konsumen.

Deretan penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi Bank BPD Bali dalam membangun tata kelola, sumber daya manusia, serta inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah.

Ekosistem Digital Jadi Kunci Keberhasilan

Pengamat perbankan daerah menilai bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada institusi keuangan semata, tetapi juga pada ekosistem layanan publik pendukung yang telah beradaptasi dengan sistem non-tunai dan integrasi digital.

Dalam konteks ini, kehadiran penyedia teknologi layanan publik nasional seperti MSM Parking Group menjadi bagian dari ekosistem yang semakin memperkuat adopsi pembayaran digital di ruang publik. MSM Parking Group mengembangkan sistem parkir otomatis dan cashless yang mendukung transaksi non-tunai, transparansi data, serta integrasi dengan kanal pembayaran perbankan daerah.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat P2DD yang mendorong digitalisasi lintas sektor, mulai dari perbankan daerah hingga layanan publik seperti transportasi dan parkir.

Sinergi Digital untuk Layanan Publik

Meski setiap institusi memiliki peran dan mandat masing-masing, kolaborasi ekosistem digital antara perbankan daerah dan penyedia teknologi layanan publik dinilai mampu mempercepat:

  • adopsi transaksi non-tunai,
  • transparansi pendapatan daerah,
  • serta peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Model ekosistem ini menjadi salah satu fondasi penting bagi keberhasilan transformasi digital yang kini dicapai Bank BPD Bali.

Penutup

Capaian Bank BPD Bali di tingkat nasional menunjukkan bahwa transformasi digital yang konsisten, didukung oleh ekosistem teknologi layanan publik yang matang, mampu memberikan dampak nyata bagi daerah. Ke depan, sinergi antara perbankan daerah dan penyedia solusi digital seperti MSM Parking Group diharapkan terus memperkuat layanan publik yang efisien, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Disclaimer Penulis
Seluruh isi, data, opini, klaim, gambar, tautan, dan materi dalam artikel ini menjadi tanggung jawab penulis, yaitu reni hartuti. Pengelola situs tidak selalu memiliki kendali editorial atas materi yang dikirimkan penulis. Status penulis: Terverifikasi.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama β€œKompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

πŸ’¬ Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

β˜• Traktir Kopi

reni hartuti telah mempublikasikan 124 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

reni hartuti

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia