Cerek Es: Burung Darat Unik di Antarktika
Antarktika, yang dikenal dengan lingkungan yang dingin dan salju yang menutupi seluruh permukaan, bukan hanya menjadi tempat tinggal bagi penguin dan anjing laut. Di sana juga tinggal satu jenis burung darat yang unik, yaitu cerek es. Burung ini memiliki penampilan mirip burung dara dan bergerak seperti ayam, sehingga sering terlihat berkeliaran di antara koloni penguin.
Cerek es adalah salah satu satwa yang hidup di daratan Antarktika. Ia merupakan satu-satunya burung darat yang bisa ditemukan di wilayah kutub selatan. Berbeda dari burung laut lainnya yang mencari makan di laut, cerek es lebih suka mencari makanan di darat. Bahkan, ia tidak pernah menyelam atau berenang di laut. Inilah yang membuatnya sangat unik dan menarik untuk diketahui.
Jenis-Jenis Cerek Es
Cerek es terbagi menjadi dua spesies. Pertama adalah cerek es salju (snowy sheathbill) atau Chionis albus. Spesies ini memiliki paruh kuning dan ukuran tubuh yang lebih besar, sekitar 40 sentimeter. Cerek es salju biasanya tinggal di Semenanjung Antarktika dan pulau-pulau sub-Antarktika. Saat musim dingin, mereka bermigrasi ke utara menuju Patagonia, Tierra del Fuego, dan Kepulauan Falkland.
Spesies kedua adalah cerek es muka hitam (black-faced sheathbill) atau C. minor. Ukuran tubuhnya sedikit lebih kecil, sekitar 38 sentimeter, dan memiliki paruh serta wajah yang berwarna hitam. Cerek es muka hitam hidup menetap sepanjang tahun di empat kepulauan terpisah di dekat Konvergensi Antarktika.
Hidup Bersama Penguin
Di semua wilayah persebarannya, cerek es hidup di dekat atau dalam koloni penguin. Mereka sering terlihat berjalan-jalan di antara penguin pelompat batu, penguin makaroni, dan penguin raja. Tidak jarang, mereka juga bersantai di dekat anjing laut. Mengapa cerek es senang hidup bersama penguin? Salah satu alasannya adalah karena siklus berbiaknya sesuai dengan siklus berbiak penguin. Selain itu, perlindungan dari predator dan ketersediaan makanan juga menjadi faktor penting.
Sarang yang Bau dan Penuh Alga
Saat musim kawin tiba, cerek es membangun sarang yang disembunyikan di celah bebatuan atau liang tanah. Sarangnya dibuat dari tumpukan alga yang berbau, ditambah rumput rumpun dan bulu. Cerek es menghasilkan 2—3 telur yang dierami oleh kedua induk. Memilih lokasi di dekat koloni penguin memberikan perlindungan ekstra dari cuaca buruk dan predator seperti skua.
Pola Makan yang Oportunistik
Cerek es merupakan hewan oportunistik yang akan memakan apa saja yang ada di daratan Antarktika. Mereka menyantap alga yang menempel di bebatuan, termasuk invertebrata yang bersembunyi di alga. Selain itu, mereka juga makan telur penguin, bangkai anak penguin, hingga kotoran penguin. Tidak jarang, mereka juga mencuri makanan penguin, termasuk makanan yang dimuntahkan oleh induk saat memberi makan anaknya.
Kemampuan Terbang yang Hebat
Meski hidup di darat, cerek es memiliki kemampuan terbang yang kuat. Terutama spesies cerek es salju yang bermigrasi ke utara. Gaya terbangnya lurus dengan kepakan sayap terus-menerus, sambil sesekali meluncur. Mereka mampu terbang ribuan kilometer melewati laut lepas tanpa pernah mendarat di air. Kadang mereka hanya beristirahat sejenak di atas bongkahan es.
Menghemat Panas Tubuh
Cerek es sering dilihat berdiri di satu kaki, terutama ketika berada di daerah dingin. Ini adalah cara mereka untuk tetap hangat. Sistem aliran darahnya juga membantu menghemat panas tubuh. Arteri yang membawa darah hangat ke kaki terhubung dekat dengan vena yang mengembalikan darah ke jantung. Dengan demikian, cerek es dapat menjaga suhu tubuhnya meskipun berada di lingkungan yang ekstrem.
Cerek es adalah burung yang luar biasa dan menarik. Dengan sifatnya yang oportunistik dan kemampuan adaptasi yang baik, ia berhasil bertahan hidup di lingkungan yang keras. Jika kamu punya kesempatan, pastikan untuk melihat langsung burung darat asli Antarktika ini.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
