kegiatan meeting on maximizing motivation oleh ganesha opera zqbu.jpg
Ganesha Operation Kembali Gelar Seminar Motivasi di Kota Medan
Ganesha Operation (GO) kembali menyelenggarakan kegiatan Meeting on Maximizing Motivation (M3) yang kedua di Kota Medan. Kegiatan ini diselenggarakan di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, pada hari Minggu, 25 Januari 2026. Acara ini diikuti oleh lebih dari 2.400 peserta yang terdiri dari siswa berbagai jenjang pendidikan serta orang tua mereka.
Kegiatan M3 kali ini merupakan bagian dari program pendampingan berkelanjutan yang rutin dilakukan oleh Ganesha Operation. Tujuan utamanya adalah membantu siswa mempersiapkan masa depan pendidikan mereka secara lebih matang dan terencana. Selain menekankan pentingnya motivasi belajar, acara ini juga mengajak siswa untuk memiliki tujuan yang jelas serta kesiapan mental dalam menghadapi persaingan pendidikan yang semakin ketat.
Pembicara Utama dan Tema Sesuai Jenjang Pendidikan
Dalam pelaksanaannya, Ganesha Operation menghadirkan Direktur Utama GO, Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M., sebagai pembicara utama. Kehadiran Prof. Bob menjadi penekanan utama dalam pesan M3, yaitu pentingnya membangun motivasi diri, keberanian untuk berubah, serta komitmen memberikan usaha terbaik sebagai bekal dalam meraih target pendidikan di masa depan.
Kegiatan M3 dibagi menjadi dua sesi utama yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta. Sesi pertama ditujukan bagi siswa SMA dan gap year dengan tema “Do Your Best”, yang menekankan pentingnya usaha maksimal dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Sementara itu, sesi kedua diperuntukkan bagi siswa SMP dan SD dengan tema “The Power of Change”, yang mengajak siswa untuk berani memulai perubahan positif sejak dini.
Pesan Prof. Bob Foster tentang Perubahan Diri
Prof. Bob Foster memberikan materi yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta, sekaligus mengajak siswa dan orang tua memahami tantangan pendidikan yang dihadapi saat ini serta kesiapan yang perlu dibangun untuk menghadapi masa depan. Ia menekankan bahwa keberanian untuk melakukan perubahan positif sejak dini sangat penting. Berbagai kendala belajar seperti menurunnya fokus, kurangnya semangat, hingga meningkatnya tuntutan akademik perlu dihadapi dengan sikap terbuka terhadap perubahan.
Perubahan tersebut dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana seperti menata prioritas, meningkatkan konsentrasi, dan membiasakan pola belajar yang disiplin serta konsisten. Kebiasaan inilah yang akan menjadi dasar kuat dalam menyiapkan perjalanan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Sementara itu, kepada siswa SMA dan gap year, Prof. Bob menyoroti realitas persaingan yang semakin ketat dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Ia mendorong siswa untuk memahami potensi diri, terus mengevaluasi strategi belajar, serta menjaga daya juang dalam menghadapi berbagai jalur seleksi yang tersedia. Ia mengajak siswa untuk memberikan usaha terbaik secara berkelanjutan, karena keputusan dan langkah yang diambil hari ini akan sangat menentukan arah kesuksesan di masa depan.
Pembacaan Komitmen dan Testimoni Peserta
Salah satu sesi yang meninggalkan kesan mendalam dalam pelaksanaan M3 ke-2 Kota Medan adalah pembacaan komitmen siswa yang disaksikan langsung oleh orang tua. Pada momen ini, para siswa diminta menuliskan sekaligus menyampaikan komitmen pribadi terkait tujuan belajar dan cita-cita masa depan yang ingin mereka capai. Keterlibatan orang tua sebagai saksi menjadikan suasana Auditorium USU terasa penuh haru, sekaligus memperkuat pesan bahwa proses pendidikan membutuhkan peran aktif keluarga, tidak hanya dari siswa semata.
Sejumlah peserta mengaku memperoleh dorongan motivasi setelah mengikuti M3 ke-2 Kota Medan. Salah satunya adalah Yoselyn Grace Natali, siswa GO Hayam Wuruk asal SMAN 17 Medan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dengan antusias mengikuti kegiatan ini meskipun berlangsung di hari Minggu. Menurut Yoselyn, M3 memberikan dorongan motivasi yang membuatnya lebih bersemangat untuk belajar secara konsisten serta mulai menata waktu belajar dengan lebih terarah.
Motivasi tersebut semakin menguatkan tekad Yoselyn dalam mengejar target lolos ke Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Ia juga menuturkan bahwa metode belajar Formula 3B Ganesha Operation, yaitu Belajar, Berlatih, dan Bertanding, telah ia terapkan secara konsisten dalam proses persiapannya menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Kesan dan Harapan dari Peserta
Kesan lain disampaikan oleh Raphael Isasar Manurung, siswa SMAN 1 Medan. Ia menilai M3 sebagai kegiatan yang dirancang khusus untuk siswa yang tengah mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Menurut Raphael, motivasi yang tepat akan membantu siswa melangkah lebih fokus dan terarah dalam mengejar tujuan. Karena itu, ia memandang M3 sebagai kegiatan yang berperan penting dalam membangun kesiapan mental siswa menghadapi ketatnya persaingan masuk PTN.
M3 sebagai Bagian Pendampingan GO
Pelaksanaan Meeting on Maximizing Motivation (M3) ke-2 di Kota Medan menjadi momentum refleksi bagi siswa dan orang tua tentang pentingnya membangun motivasi, keberanian menentukan langkah, serta konsistensi dalam menyiapkan masa depan pendidikan. Melalui rangkaian kegiatan yang meliputi sesi motivasi, pembacaan komitmen, hingga berbagai testimoni peserta, M3 tidak hanya memberikan dorongan sesaat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya proses dan usaha yang berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Ganesha Operation dalam memberikan pendampingan pendidikan secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, pendampingan tersebut juga menyentuh pembentukan mental, karakter, serta kesiapan siswa dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan ke depan. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan mampu mengenali potensi diri dan menyusun arah belajar yang lebih terencana.
Melalui M3 ke-2 Kota Medan, Ganesha Operation berharap para siswa semakin percaya diri dalam menetapkan tujuan pendidikan, berani menjalani proses, serta konsisten dalam memperjuangkan cita-cita. Dukungan orang tua dan lingkungan belajar yang kondusif diharapkan dapat membantu siswa Medan tumbuh menjadi generasi yang tangguh, adaptif, dan siap bersaing pada jenjang pendidikan selanjutnya.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Guru Honorer: Gaji Rp 400.000 Masuk, Cek Tanggal Cair!
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Share this content:
