Ringkasan Berita:
- Uji Kompetensi Honda: Astra Motor Papua menyelenggarakan uji kemampuan dengan standar Honda untuk 44 siswa SMK Negeri 3 Jayapura.
- Pengujian Profesional: Siswa dinilai langsung oleh tiga penguji dari industri berdasarkan 24 unit kompetensi resmi AHASS.
- Magang Kerja: Setelah menyelesaikan pendidikannya, siswa akan langsung mengikuti program praktik kerja (PKL) selama lima bulan di jaringan AHASS.
- Tautan dan Kesesuaian: Program ini bertujuan menghasilkan teknisi muda asal Papua yang siap bekerja dan sesuai dengan kebutuhan sektor industri.
Astra Motor Papua kembali menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi di Papua dengan menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) bagi siswa Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 3 Jayapura.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program link and match antara sektor pendidikan dan dunia kerja guna menghasilkan lulusan SMK yang mampu, siap bekerja, serta sesuai dengan kebutuhan industri otomotif.
Pelaksanaan UKK DUDI dimulai pada hari Rabu, 1 Juli 2026, di Ruang Serba Guna SMK Negeri 3 Jayapura. Acara ini secara resmi dibuka oleh Vocational Manager Astra Motor Papua, Randy Maulana Yusuf, bersama Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Jayapura, Yuliana Ansanai, S.Pd., yang didampingi oleh para guru.
Hadiri dalam menyaksikan pembukaan kegiatan tersebut adalah Pengawas SMK serta perwakilan Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Dra. Juwita Robot, M.Pd.
Sebanyak 44 siswa kelas XII jurusan teknik sepeda motor mengikuti uji kompetensi keahlian yang berlangsung pada tanggal 1–3 Juli 2026. Pelaksanaan pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 3 Jayapura, yang memiliki fasilitas praktik sesuai dengan kebutuhan pembelajaran vokasi dunia industri dan telah terakreditasi sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) oleh PT Astra Honda Motor (AHM).
Semua peserta diuji langsung oleh tiga penilai kompetensi dari Astra Motor Papua yang memberikan penilaian sesuai standar industri Honda, sehingga hasil uji kompetensi mencerminkan keterampilan siswa sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Setelah menyelesaikan Ujian Kompetensi Kerja (UKK) dan dinyatakan memenuhi standar kompetensi, siswa akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di jaringan AHASS Kota Jayapura selama lima bulan ke depan. Program ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis industri agar siswa mendapatkan pengalaman kerja nyata sebelum menyelesaikan pendidikan di SMK.
Kepala SMK Negeri 3 Jayapura, Yuliana Ansanai, S.Pd., mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama yang telah terbentuk antara Astra Motor Papua dan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Astra Motor Papua yang telah selama ini mendukung sekolah dalam meningkatkan kemampuan siswa. Kehadiran industri di lingkungan sekolah memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena siswa diuji sesuai standar yang benar-benar digunakan di dunia kerja. Kami berharap semua peserta dapat mengikuti UKK secara optimal sehingga siap mengikuti PKL dan menjadi lulusan yang kompeten.” katanya.
Manajer Vokasi Astra Motor Papua, Randy Maulana Yusuf, menyatakan bahwa pelaksanaan UKK DUDI merupakan salah satu wujud komitmen Astra Motor untuk mendukung lahirnya lulusan SMK yang memiliki kemampuan sesuai dengan standar industri Honda.
“Uji Kompetensi Keahlian DUDI bukan hanya sekadar proses penilaian, tetapi merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan siswa sebelum memasuki dunia industri. Seluruh peserta diuji berdasarkan standar operasional yang diterapkan di jaringan bengkel resmi Honda oleh asesor dari Astra Motor Papua. Kami berharap setiap siswa memiliki kemampuan teknis, disiplin kerja, serta budaya layanan yang menjadi nilai utama di AHASS. Kami berharap ketika memasuki masa PKL maupun dunia kerja nanti, mereka telah memiliki dasar yang kuat untuk berkembang menjadi teknisi yang profesional,” katanya. “Uji Kompetensi Keahlian DUDI tidak hanya sebagai proses evaluasi, tetapi juga langkah penting dalam memastikan kesiapan siswa menghadapi dunia industri. Semua peserta diuji sesuai standar operasional yang digunakan di jaringan bengkel resmi Honda oleh asesor dari Astra Motor Papua. Kami ingin memastikan setiap siswa memiliki kompetensi teknis, disiplin kerja, serta budaya pelayanan yang menjadi inti di AHASS. Harapan kami, saat memasuki masa PKL atau dunia kerja, mereka sudah memiliki bekal yang mumpuni untuk menjadi teknisi profesional,” katanya. “Uji Kompetensi Keahlian DUDI bukan hanya sekadar proses pengujian, melainkan langkah penting dalam memastikan kesiapan siswa sebelum masuk ke dunia industri. Seluruh peserta diuji dengan standar operasional yang diterapkan di jaringan bengkel resmi Honda oleh asesor dari Astra Motor Papua. Kami berharap setiap siswa memiliki kemampuan teknis, disiplin kerja, dan budaya pelayanan yang menjadi nilai utama di AHASS. Kami berharap ketika memasuki masa PKL maupun dunia kerja, mereka telah memiliki modal yang kuat untuk berkembang menjadi teknisi profesional,” katanya.
Selama tiga hari pelaksanaan UKK, peserta diuji berdasarkan 24 unit kompetensi standar industri Honda yang menjadi pedoman di jaringan bengkel resmi AHASS. Kompetensi tersebut mencakup penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penggunaan alat bantu khusus (SST), pemeriksaan dan perawatan mesin, sistem bahan bakar PGM-FI, sistem kelistrikan, sistem pengereman, suspensi, sistem kemudi, roda dan ban, penggantian oli mesin sesuai prosedur, pemeriksaan akhir kendaraan, penyusunan laporan servis, hingga penerapan standar kualitas layanan Honda.
Seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif oleh tiga asesor Astra Motor Papua bersama guru produktif SMK Negeri 3 Jayapura, dengan merujuk pada Standar Operasional Prosedur (SOP) bengkel resmi Honda. Dengan sistem ini, kompetensi siswa diharapkan sesuai dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Papua terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam dunia pendidikan untuk menghasilkan tenaga kerja muda yang hebat, kompeten, dan siap bersaing di sektor industri. Kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen Sinergi Bagi Negeri, di mana Astra Motor tidak hanya menyediakan produk dan layanan terbaik, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi yang berkelanjutan.(*)
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
- Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
- Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
Artikel ini bermanfaat?
Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.
Donasi Sekarang