Daftar Bank Terbaik Indonesia Versi Forbes 2025
Setiap tahun, Forbes mengeluarkan daftar bank terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap institusi keuangan yang mampu menjaga kepercayaan nasabah, melakukan inovasi layanan digital, serta menunjukkan stabilitas keuangan. Tahun ini, Forbes kembali merilis daftar bank terbaik di Indonesia yang menyoroti perusahaan-perusahaan nasional dan daerah dengan kinerja luar biasa dalam hal kepuasan pelanggan, efisiensi layanan, hingga transformasi digital.
Daftar ini menjadi panduan bagi masyarakat dalam memilih lembaga keuangan yang dapat dipercaya dan memiliki integritas tinggi. Melalui penilaian ketat dan survei global yang melibatkan ribuan nasabah, Forbes menampilkan nama-nama bank yang berhasil mempertahankan reputasi dan kinerja luar biasa di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat.
Berikut adalah daftar bank terbaik Indonesia versi Forbes 2025:
1. Bank Rakyat Indonesia (BRI) – Peringkat 349, Sektor Perbankan
Bank Rakyat Indonesia (BRI) menduduki posisi pertama dalam daftar bank terbaik Indonesia versi Forbes 2025. BRI adalah bank BUMN milik pemerintah terbesar di Indonesia yang didirikan di Purwokerto pada 16 Desember 1895 oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja.
Setelah Indonesia merdeka, BRI menjadi bank pemerintah pertama pada 1946. Pada 1960, BRI bergabung dengan beberapa lembaga lain dan menjadi Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN). Lima tahun kemudian, BKTN digabung dengan Bank Indonesia dan menjadi bagian dari Bank Negara Indonesia. Pada 1992, BRI berubah status menjadi perseroan terbatas dengan kepemilikan 100 persen milik pemerintah.
Pada 2003, pemerintah menjual 30 persen saham BRI dan menjadikannya perusahaan terbuka dengan nama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kekuatan utama BRI terletak pada jangkauan terluas, hingga ke pelosok, dan perannya dalam pembiayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Skala bisnis yang masif, dan dukungan pemerintah menambah lapisan keamanan dan kepercayaan.
2. Bank Mandiri – Peringkat 408, Sektor Perbankan
Bank Mandiri adalah salah satu bank terbesar di Indonesia yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan didirikan pada 2 Oktober 1998. Bank Mandiri merupakan hasil penggabungan empat bank pemerintah, yakni Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Exim, dan Bapindo.
Sejak didirikan, kinerja Bank Mandiri senantiasa mengalami perbaikan terlihat dari laba yang terus meningkat dari Rp1,18 triliun di tahun 2000 hingga mencapai Rp5,3 triliun di tahun 2004. Bank Mandiri melakukan penawaran saham perdana pada 14 Juli 2003 sebesar 20% atau ekuivalen dengan 4 miliar lembar saham.
Percepatan transformasi digital, melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, dan peran pentingnya dalam mendanai proyek-proyek strategis negara, turut menopang kepercayaan publik dan stabilitas keuangannya.
3. Bank Central Asia (BCA) – Peringkat 482, Sektor Perbankan
Bank Central Asia (BCA) juga menjadi salah satu daftar perbankan terbaik Indonesia versi Forbes 2025. Bank BCA adalah salah satu bank swasta terbesar yang ada di Indonesia. Pada awal berdirinya, Bank BCA pernah menjadi bagian dari Salim Group. Tetapi seiring berjalannya waktu, kini Bank BCA telah sepenuhnya dimiliki oleh keluarga Hartono, tepatnya Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono.
Keduanya merupakan pemilik perusahaan Djarum, salah satu produsen rokok besar di Indonesia. Bank BCA didirikan oleh Soedono Salim atau yang dikenal dengan Liem Sioe Liong, pada 21 Februari 1957 silam. Meski begitu, cikal bakal dari berdirinya Bank BCA adalah dari pabrik rajut bernama NV Perseroan Dagang dan Industri Semarang Knitting Factory yang telah ada sejak 1955.
Dua tahun beroperasi, NV Perseroan Dagang dan Industri memutuskan untuk mengubah nama dan jenis bisnis yang dijalaninya. Saat itu, digunakanlah nama NV Bank Central Asia untuk pertama kalinya. Setelah itu, Soedono Salim memindahkan kantor pusat NV Bank Central Asia dari Semarang ke Asemka, Jakarta. Kantor ini juga yang menjadi cabang pertama dari Bank BCA. Pada 2 September 1975, nama NV Bank diubah secara permanen menjadi PT Bank Central Asia (BCA).
Sejak saat itu, Bank BCA memperkuat jaringan cabang dengan melakukan merger atau penggabungan dengan bank lain.
4. Bank Negara Indonesia (BNI) – Peringkat 1.064, Sektor Perbankan
Bank Negara Indonesia (BNI) juga masuk dalam daftar bank terbaik versi Forbes dan diakui sebagai salah satu bank pemerintah dengan kinerja yang stabil. Bank plat merah ini merupakan bank pertama milik RI pasca kemerdekaan yang didirikan pada 5 Juli 1946.
Awalnya berfungsi sebagai bank sentral, kini BNI menjadi bank umum yang menyediakan berbagai layanan keuangan untuk nasabah individu, bisnis, dan korporasi di Indonesia dan internasional. Bank BNI sebagai Bank yang diberi mandat untuk memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam pembangunan nasional dikukuhkan oleh UU No. 17 tahun 1968 tentang Bank Negara Indonesia 1946.
BNI merupakan Bank BUMN pertama yang menjadi perusahaan publik setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada 1996.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
