Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

AA1XtxGd.jpg
news

Ketegangan Geopolitik Picu Kenaikan Harga Tempe

By Redaksi Kompasia
Maret 7, 2026 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Ketegangan Geopolitik Picu Kenaikan Harga Tempe

Ketergantungan Indonesia pada Impor Kedelai Mengkhawatirkan

Ketergantungan Indonesia terhadap impor sejumlah komoditas pangan, khususnya kedelai, menjadi perhatian serius bagi para ekonom. Hal ini dinilai berpotensi memicu lonjakan harga di tengah ketegangan geopolitik global yang semakin meningkat. Salah satu komoditas yang masih sangat bergantung pada impor adalah kedelai.

Menurut Tauhid Ahmad, Senior Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), sekitar 80 persen kebutuhan kedelai nasional masih dipenuhi dari impor. โ€œKalau impor itu lebih dari 70 persen atau 80 persen. Saya lihat untuk industri tempe itu sebagian besar impor, enggak bisa pakai kedelai lokal,โ€ ujar Tauhid dalam konferensi pers bertajuk โ€œUSโ€“Indonesia Agreement on Reciprocal Tariff: Analisis Dampak Strategis Bagi Industri di Indonesiaโ€.

Tauhid menilai bahwa rencana pemerintah untuk mencapai swasembada pangan masih memerlukan waktu panjang apabila mencakup seluruh kebutuhan komoditas. Ia menyoroti bahwa ketergantungan impor, khususnya pada kedelai yang digunakan untuk industri tempe, menunjukkan bahwa produksi dalam negeri belum mampu menggantikan kebutuhan bahan baku tersebut.

Selain itu, Tauhid juga mengingatkan adanya potensi fluktuasi harga pangan di tengah dinamika geopolitik global. Menurut dia, ketegangan yang meningkat setelah serangan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran berpotensi mempengaruhi stabilitas harga komoditas di pasar internasional.

Dampak konflik biasanya lebih cepat terlihat pada komoditas energi. Namun, ia mengingatkan bahwa kenaikan harga pangan impor juga perlu diantisipasi oleh pemerintah, terutama bagi negara yang masih bergantung pada pasokan dari luar negeri. Jika harga komoditas impor meningkat, Indonesia berisiko mengalami tekanan pada harga pangan domestik. Kondisi tersebut dapat terjadi pada komoditas seperti kedelai dan gandum yang sebagian besar masih dipenuhi melalui impor.

Upaya Pemerintah Meningkatkan Produksi Kedelai

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Yudi Sastro menyatakan bahwa pemerintah akan mengembangkan kedelai agar bisa swasembada secara bertahap. Caranya adalah dengan memperluas areal tanam kedelai seluas 73 ribu hektare pada tahun ini. Perluasan areal tanam difokuskan di wilayah sentra produksi seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.

Yudi menjelaskan bahwa perluasan areal tanam kedelai akan berlanjut pada tahun depan. Selain memperluas areal tanam, Kementerian Pertanian akan mendorong perkembangan produksi kedelai dalam negeri melalui sejumlah insentif, seperti bantuan benih, pupuk bersubsidi, serta alat mesin dan pertanian.

Pemerintah tidak buru-buru mengejar target swasembada kedelai. Yudi mengatakan, โ€œBelum, kedelai itu kita masih banyak masalah.โ€ Adapun permasalahan dalam produksi kedelai antara lain varietas bibit. Saat ini kemampuan bibit kedelai hanya bisa memproduksi 1-1,5 ton per hektare. Sementara itu kebutuhan akan kedelai mencapai hingga 2,7 ton. Untuk itu, diperlukan varietas unggul supaya menggenjot produksi.

Selain permasalahan bibit, luas areal tanam juga menentukan produksi kedelai. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian akan memperluas areal tanam kedelai secara bertahap. Dengan demikian, kebutuhan kedelai dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri atau dengan kata lain Indonesia bisa menekan importasi kedelai secara perlahan.

Data Impor Kedelai Indonesia

Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa Indonesia mengimpor sebagian besar kedelai dari Brasil, Amerika Serikat, dan Argentina. Pada 2023, nilai impor kedelai dari Brasil tercatat sebesar US$ 1,99 miliar atau 43,58 persen dari total impor kedelai. Impor dari Brasil dan Argentina sebagian besar dalam bentuk olahan, yaitu bungkil dan residu padat kedelai selain dari tepung. Sementara itu, kedelai yang diimpor dari Amerika Serikat sebagian besar dalam bentuk segar.

778SHARES7.1kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Mahkamah Konstitusi: Penjaga Konstitusi atau Alat Politik? โ†’

๐Ÿ”ฅ Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
๐Ÿ”— Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

news ekonomi Indonesia Kebijakan Ekonomi Pasar Keuangan politik

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

๐Ÿ’š Donasi via Sociabuzz ๐Ÿ“ฒ Bagikan WA f Facebook ๐• Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

โœ‰ Kirim ke Redaksi โค Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

ekonomiIndonesiaKebijakan EkonomiPasar Keuanganpolitik
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
IMG 20240213 121504.jpg
Previous

Dari Poso ke Teheran: Strategi Komunikasi Politik Jusuf Kalla dalam Badai Geopolitik

AA1XKm9J.jpg
Next

Mahkamah Konstitusi: Penjaga Konstitusi atau Alat Politik?

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
โ˜• Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

โ˜• Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme