Kamis, 1 Oktober 2026Indonesia
Kompasia
news

Mohan Hazian Akui Kesalahan, Minta Maaf Usai Hubungan Terlarang Terbongkar

Oleh Pimpinan Redaksi Β· Februari 10, 2026 Β· 3 menit baca Penulis Terverifikasi
AA1W3Hmw.jpg
βœ“ Penulis Verified

Penyesalan dan Pernyataan Mohan Hazian atas Kesalahan Masa Lalu

Mohan Hazian, seorang kreator konten yang dikenal di media sosial, akhirnya angkat bicara mengenai kejadian masa lalu yang menimbulkan banyak perhatian. Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa dirinya pernah membuat kesalahan besar dengan terlibat dalam hubungan tidak wajar dengan wanita lain saat sudah berkeluarga. Ia menyadari bahwa tindakan tersebut merupakan kekhilafan yang sangat berdampak pada istri dan anak-anaknya.

“Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya,” tulis Mohan dalam unggahannya di Instagram. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Ia juga menyatakan siap menerima konsekuensi dari kesalahannya, termasuk kehilangan pekerjaan dan kepercayaan publik. “Kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan berbagai hal lain menjadi pelajaran yang sangat berat sekaligus pengingat bagi saya untuk terus berbenah diri,” ujarnya.

Mohan juga meminta agar orang-orang di sekitarnya, terutama keluarga, tidak ikut disangkutpautkan dalam kasus ini karena mereka tidak mengetahui apa-apa. Ia memohon maaf kepada semua pihak yang terdampak oleh kesalahannya di masa lalu.

Dugaan Pelecehan Seksual yang Menimpa Seorang Perempuan

Dugaan kekerasan seksual yang dilakukan Mohan Hazian bermula dari pengalaman seorang perempuan bernama @aarummanis. Dalam utasnya di media sosial, ia menceritakan pengalaman tak menyenangkan yang dialaminya saat menjadi talent untuk photoshoot dan videoshoot brand clothing yang diduga milik Mohan.

Sesi pemotretan berjalan lancar tanpa kejadian aneh. Setelah sesi selesai, @aarummanis berniat pulang. Di hadapan talent scouter, Mohan menawarkan makan bersama. Ia mengiyakan ajakan itu karena mengira akan berlangsung bersama talent scouter. Namun, saat sang talent scouter pergi untuk menaruh barang, @aarummanis curiga karena Mohan mengajaknya masuk kembali ke ruangan pemotretan.

“Saya pun menunggu di dalam, kemudian Owner M mengatakan bahwa makanannya diorder online saja. Saya pun semakin bingung dan curiga,” tulisnya. Tak lama setelah itu, Mohan diduga mulai melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap @aarummanis.

“Saya kemudian sekuat tenaga mendorong, mencakar, dan memukul M,” lanjutnya. Ia merasa akan diperkosa jika terus menolak dan melawan. Meski telah menolak berkali-kali, Mohan tetap tidak peduli dan menahan tangannya. Ia bahkan terus memaksa meski korban menangis dan menyebut nama ibunya karena ketakutan.

Akhirnya, Mohan membiarkan @aarummanis pulang dengan luka dan trauma mendalam. “Saya masih trauma setiap kali melihat wajah beliau di media. Rasanya saya mau muntah dan terus mengingat kejadian tersebut,” tulisnya. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kepada orang lain.

Korban Lain yang Mengaku Terkena Dugaan Pelecehan

Selain @aarummanis, ada beberapa korban lain yang mengaku mendapatkan dugaan pelecehan seksual dari Mohan Hazian. Kasus ini memicu perhatian luas dan menimbulkan pertanyaan tentang sikap serta tanggung jawab seorang tokoh publik. Mohan sendiri tetap membantah tudingan tersebut, namun isu ini terus bergulir dan menimbulkan reaksi dari berbagai pihak.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama β€œKompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

πŸ’¬ Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

β˜• Traktir Kopi

Pimpinan Redaksi telah mempublikasikan 1,480 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia