Senin, 14 September 2026Indonesia
Kompasia
Trending

Pemkab Deli Serdang Janjikan Perlindungan Hukum dan Bimbingan untuk Peternak Ayam

Oleh Pimpinan Redaksi Β· Januari 11, 2026 Β· 3 menit baca Penulis Terverifikasi
βœ“ Penulis Verified

Komitmen Pemkab Deli Serdang dalam Mendukung Sektor Peternakan dan Pendidikan Keagamaan

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menunjukkan komitmennya dalam memberikan kepastian hukum serta pembinaan kepada pelaku usaha peternakan, khususnya para peternak ayam petelur dan ayam potong. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy SSos MAP, dalam acara Penyerahan Izin Ternak, Peresmian Sekretariat Asosiasi Peternak Unggas Sejahtera (Aspegass), dan Pembagian Beras kepada Lansia di Jalan Jaya, Dusun II, Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Minggu (11/1/2026).

Menurut Sekda, sektor peternakan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah, stabilitas harga telur dan daging ayam, serta mendukung pengendalian inflasi. Tujuannya adalah agar usaha peternakan dikelola secara tertib, sehat, dan berkelanjutan. Dengan demikian, sektor peternakan unggas diharapkan terus berkembang, dengan bantuan pemerintah melalui pemberian izin usaha dan pembinaan yang berkelanjutan.

Selain itu, Sekda juga berharap agar para peternak di Kecamatan Pantai Labu dapat aktif berperan dalam mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hal ini bertujuan agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Peresmian Sekretariat Aspegass diharapkan mampu memperkuat kelembagaan peternak sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan peningkatan kapasitas anggota. Selain itu, sekretariat ini akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sektor peternakan di Kabupaten Deli Serdang.

Pada kesempatan yang sama, Sekda juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Minggu Perguruan Buddhis Purnama Pelita Harapan. Pembangunan sekolah ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan keagamaan, toleransi, serta pembinaan karakter generasi muda. Hal ini sejalan dengan visi Deli Serdang yang religius.

Di akhir acara, Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha demi mewujudkan Kabupaten Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Ketua Umum Yayasan Purnama, Satya Dharma, Bunhui menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Buddhist Dunia Purnama Pelita Harapan merupakan wujud nyata dari komitmen Yayasan Purnama Satya Dharma dalam mendukung kemajuan pendidikan. Sekolah ini dirancang sebagai lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebajikan universal, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, toleransi, cinta kasih, serta penghormatan terhadap keberagaman.

Sekolah Nava Dhamma Sekha, yang setingkat Taman Kanak-Kanak (TK), diharapkan menjadi pusat pendidikan yang unggul, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh. Selain mencetak generasi yang berprestasi secara akademik, sekolah ini diharapkan mampu melahirkan insan-insan yang berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Deli Serdang, Dr H Sarifuddin Daulay SAg MPd, menjelaskan bahwa Sekolah Buddhis Purnama Pelita Harapan langsung di bawah binaan Direktorat Jenderal Bimas Buddha Kemenag Republik Indonesia. Keberadaan sekolah tersebut menjadi simbol dimulainya sebuah ikhtiar besar dalam membangun masa depan generasi penerus bangsa.

Pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter manusia Indonesia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki sikap moderat, toleran, dan cinta damai. Pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga membina kecerdasan spiritual dan sosial agar peserta didik mampu hidup harmonis di tengah keberagaman masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kakan Kemenag Sumatera Utara, H Ahmad Qosbi SAg MM; Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Sumatera Utara, Ir Eddy Sujono Setiawan SE MM; perwakilan Wanita Buddhis Indonesia (WBI) Sumatera Utara, Cin Cin; Direktur Lion Club Medan, Jenny; Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang, Rahmadsyah ST, dan lainnya.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama β€œKompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

πŸ’¬ Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

β˜• Traktir Kopi

Pimpinan Redaksi telah mempublikasikan 1,480 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia