Kepala Dusun Sumberrejo Berhasil Mengembalikan Motor yang Dirampas oleh Pelaku Pencurian
Bagi Tukijo, keselamatan nyawa anak remajanya yang masih duduk di bangku SMP jauh lebih berharga daripada harta benda apa pun. Namun, takdir baik ternyata masih berpihak pada Kepala Dusun Sumberrejo ini; setelah sempat pasrah kehilangan sepeda motor akibat aksi pembegalan sadis di halaman Balai Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
- kepala dusun sumberrejo berhasil mengembalikan motor yang dirampas oleh pelaku pencurian bagi tukijo, keselamatan nyawa anak remajanya yang masih duduk di bangku smp jauh lebih berharga daripada harta benda apa pun.
- namun, takdir baik ternyata masih berpihak pada kepala dusun sumberrejo ini; setelah sempat pasrah kehilangan sepeda motor akibat aksi pembegalan sadis di halaman balai desa mororejo, kecamatan kaliwungu, kabupaten kenda…
- kini, dia bisa tersenyum lega dan menangis bahagia setelah polisi berhasil meringkus pelaku sekaligus mengembalikan motor kesayangan keluarganya.
- kejadian tersebut terjadi pada rabu (13/5/2026) pukul 20:00 wib, saat anaknya menjadi korban begal.
Daftar Isi
Kini, dia bisa tersenyum lega dan menangis bahagia setelah polisi berhasil meringkus pelaku sekaligus mengembalikan motor kesayangan keluarganya. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (13/5/2026) pukul 20:00 WIB, saat anaknya menjadi korban begal. Setiba di lokasi, Tukijo mendapati anaknya beserta empat remaja lain dalam keadaan panik. Dia juga tidak menemukan motor yang dibawa anaknya.
Menurut pengakuan Tukijo, sebelum motor diambil, anaknya dan teman-temannya sempat disuruh lari mengelilingi lapangan yang berada di belakang Balai Desa Mojorejo. Setelah berlarian cukup lama, mereka kemudian menyadari bahwa para pelaku sudah melarikan diri dengan membawa satu motor dan tiga ponsel. Remaja yang masih duduk di bangku SMP itu langsung berteriak meminta pertolongan, meskipun awalnya tak berani karena diancam menggunakan pisau oleh pelaku.
Detik-Detik Penangkapan Pelaku
Setelah seminggu buron, dua pelaku begal motor dan HP yang beraksi di Jalan Kayu Lapis, tepatnya di halaman Balai Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, akhirnya tertangkap. Pelaku sebelumnya beraksi sekitar pukul 20:00 WIB, dan berhasil membawa kabur satu motor beat dan tiga HP.
Kedua pelaku, yang merupakan warga Semarang, ditangkap di Gayamsari serta tepian banjir kanal barat pada Rabu (20/5/2026) malam. Pelaku LK ditangkap di Gayamsari, sedangkan SP ditangkap di tepian banjir kanal barat Semarang. Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menjelaskan bahwa kedua pelaku awalnya datang berboncengan menggunakan motor beat ke Kendal untuk menikmati suasana Pantai Ngebum, lalu berkeliling hingga Alun-alun Kendal.
Namun, di tengah perjalanan, salah satu pelaku ingin memiliki ponsel. Pelaku kemudian mencari mangsa dan melihat segerombolan remaja di bawah umur sedang asyik nongkrong. Pelaku berinisial LK lalu menakuti remaja itu dengan mengaku sebagai anggota polisi. Selain itu, pelaku juga menuduh korban telah memukuli adik pelaku. Bahkan, pelaku sempat mengancam menggunakan pisau yang sudah dibawa.
Setelah berhasil merampas satu motor dan tiga HP, pelaku langsung kabur. Kini kedua pelaku telah ditangkap dan terancam hukuman penjara selama 12 tahun. Mereka dijerat dengan pasal 479 ayat 2 UU Nomor 1 tahun 2003 tentang pencurian dengan ancaman kekerasan.
Barang Bukti yang Disita
Polisi menyita beberapa barang bukti, antara lain satu jaket warna biru dongker, satu helm warna hitam, satu pisau dengan panjang 21 cm, satu HP Xiaomi, serta satu unit motor beat. Selain itu, pelaku berinisial SP diketahui sebagai residivis kasus penganiayaan dan telah menjalani hukuman 12 bulan pada 2019 lalu. Motor yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi begal di Kaliwungu juga merupakan motor curian.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami adanya dugaan lokasi aksi begal lain yang dilakukan pelaku. Kedua pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Kaliwungu.
Kronologi Aksi Begal
Sebelumnya, Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho, menerangkan bahwa kejadian bermula saat lima remaja sedang berboncengan menggunakan dua sepeda motor menuju wilayah Srogo, Kecamatan Brangsong. Di perjalanan, mereka dihentikan oleh dua pria misterius yang mengendarai Honda Beat tanpa plat nomor.
Dua pria itu tiba-tiba menuduh kelima remaja yang masih berusia SMP itu telah membegal adik salah satu pelaku. Bahkan, pelaku sempat mengambil kontak motor korban. Setelah itu, mereka memaksa mengajak kelima korban ke Jalan Kayu Lapis di Desa Mororejo. Saat kejadian, suasana di sekitar jalan itu masih ramai lalu lalang kendaraan. Hanya saja, korban tak berani berteriak karena ditodong menggunakan pisau lipat.
Pelaku lalu membawa korban digiring ke halaman kantor Balai Desa Mororejo. Kedua pelaku langsung mengeluarkan sebilah pisau dan mengancam korban. Kelima remaja yang ketakutan itu pun tak berani berbuat banyak. Mereka hanya bisa pasrah saat tiga handphone dan satu sepeda motor dirampas pelaku.
Imbauan dari Polisi
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar lebih berhati-hati saat berkendara pada malam hari. Adapun kelima korban masih dimintai keterangan oleh polisi. “Hindari bepergian ke lokasi sepi agar tidak terjadi tindak kriminalitas,” tandasnya.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Kunjungan Kerja PT MSM Tiga Matra Satria Bersama Pemda Bali, BPD Bali, dan Dishub Bali: Transformasi Pengelolaan Parkir di Pantai Kuta
- 7 Perusahaan Parkir Terbaik di Indonesia
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Share this content:
