Senin, 14 September 2026Indonesia
Kompasia
news

Wanita Tanjungbalai Ditipu dan Diperas Rp 11 Juta di Malaysia

Oleh Pimpinan Redaksi Β· Februari 10, 2026 Β· 2 menit baca Penulis Terverifikasi
dua wanita di tanjungbalai ditangkap usai menipu dengan mengaku sebagai kasat reskrim 43.jpeg
βœ“ Penulis Verified

Pengalaman Buruk Bunga: Dihujani Tipuan Agen Tenaga Kerja ke Malaysia

Seorang perempuan asal Kota Tanjungbalai mengaku ditipu oleh agen tenaga kerja yang menawarkan pekerjaan di Malaysia. Namanya adalah Bunga, yang menceritakan pengalamannya setelah tertipu dan terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan.

Bunga mengatakan bahwa awalnya diajak oleh seorang perempuan berinisial R melalui media sosial Facebook. R menawarkan pekerjaan dengan gaji besar dan beban kerja ringan. Menurut Bunga, R mengatakan bahwa dalam seminggu bisa mendapatkan gaji hingga tiga juta rupiah. Ia juga diberi janji bahwa semua biaya akan ditanggung oleh agen, termasuk pinjaman yang nantinya akan dipotong dari gaji.

Setelah proses administrasi lengkap, Bunga diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur laut. Di sana, ia bertemu dengan seseorang yang diduga berasal dari Kisaran, yaitu berinisial I. Ia kemudian dibawa ke salah satu apartemen di Malaysia. Di sana, Bunga diberi pakaian baru karena pakaian yang dibawanya dari Indonesia dinilai tidak cocok. Setelah belanja, Bunga difoto menggunakan pakaian baru tersebut.

Setelah beberapa hari bekerja, Bunga ditempatkan di lantai atas sebuah tempat permainan yang diduga merupakan lokasi perjudian. Pada suatu hari, seorang warga negara Bangladesh mengetuk pintu kamarnya. Kapten tempat kerjanya memintanya untuk melayani orang tersebut. Bunga menolak mentah-mentah, sehingga terjadi keributan.

Keesokan harinya, Bunga kembali menghadapi situasi serupa, kali ini dengan orang yang diduga berasal dari India. Akibatnya, Bunga merasa sakit dan kembali ke apartemen untuk istirahat. Di sana, ia menelepon ibunya dan meminta agar dijemput. Ibu Bunga kemudian diminta uang sebesar Rp 11 juta sebagai tebusan untuk anaknya.

Setelah uang dibayarkan, Bunga tetap tidak kunjung dipulangkan. Alasannya, pemegang paspor sedang tidak bekerja. Proses pulang terus-menerus dihambat. Akhirnya, setelah kembali ke Indonesia, Bunga menceritakan seluruh peristiwa kepada ibunya. Sang ibu sangat terkejut dan langsung melaporkan kejadian ini ke BP2MI. Mereka juga berkoordinasi dengan KBRI dan Imigrasi Malaysia.

Bunga juga menyampaikan bahwa R sering kali merekrut gadis-gadis muda ke Malaysia. Menurutnya, foto yang dilakukan di awal merupakan bagian dari promosi untuk para pria berhidung belang. Selain itu, R juga merekrut orang-orang dari Malaysia yang memiliki masalah dengan bos sebelumnya.

Namun, ada pendapat berbeda dari seorang pekerja yang pernah bekerja di perusahaan tersebut. Ia mengklaim bahwa pekerjaan yang dilakukannya tidak ada unsur paksaan. Menurutnya, dari awal sudah diberitahu bahwa pekerjaannya adalah melayani orang, bukan bekerja di game seperti yang diceritakan Bunga.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi banyak orang, khususnya perempuan, untuk lebih waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan agen tenaga kerja. Kepedulian dan kesadaran akan pentingnya memverifikasi informasi serta mencari sumber yang dapat dipercaya sangat diperlukan dalam situasi seperti ini.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama β€œKompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

πŸ’¬ Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

β˜• Traktir Kopi

Pimpinan Redaksi telah mempublikasikan 1,480 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia