keterangan pers terkait video viral diduga pungli di peraian sumsel di ditpolrairud polda sumsel prima syahbanadetiksumut 169.jpeg
Video Viral Menuduh Petugas BPTD Sumsel Lakukan Pungli
Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan dugaan pungutan liar (pungli) terhadap mobil relawan bantuan banjir Aceh di Palembang. Dalam video tersebut, seorang petugas dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan (Sumsel) diduga meminta uang sebesar Rp150 ribu kepada para relawan.
Pihak BPTD Sumsel langsung memberikan respons terkait isu ini. Mereka menegaskan bahwa tidak ada tindakan pungli yang dilakukan oleh petugas mereka. Salah satu petugas yang disebut dalam video, Adi Surawijaya, membantah tudingan menerima uang. Ia mengatakan hanya menerima dua kaleng minuman dari relawan dan belum pernah menerima uang dalam jumlah besar seperti yang dituduhkan.
Adi juga menyampaikan bahwa dirinya bersama dua rekan lainnya tidak melakukan pungli. Ia menegaskan bahwa kejadian yang terjadi di depan Terminal Karya Jaya, Palembang, Rabu (7/1/2026), adalah sebuah kesalahpahaman. Ia menyarankan agar pihak relawan segera membuat klarifikasi terkait video yang beredar.
Penjelasan dari Pihak BPTD Sumsel
Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan BPTD Kelas II Sumsel, Milfer Jonely, menyatakan bahwa pihaknya siap membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia menilai bahwa tuduhan pungli yang dilontarkan melalui video telah mencemarkan nama baik institusi BPTD. Oleh karena itu, ia meminta pihak relawan yang terlibat untuk segera memberikan penjelasan resmi.
Jonely menekankan bahwa BPTD Sumsel tidak segan-segan melaporkan pihak-pihak yang menyebarluaskan informasi palsu. Ia menyerukan agar pembuat video juga segera memberikan klarifikasi untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya.
Fakta-Fakta Terkait Kejadian
Video yang beredar menampilkan momen di mana rombongan mobil relawan asal Banten dihentikan oleh petugas Dishub di dekat Terminal Karya Jaya. Mereka sedang menuju wilayah Aceh untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir. Dalam video tersebut, terdapat dialog antara relawan dan petugas yang menunjukkan adanya permintaan uang.
Relawan menyebutkan bahwa mereka diminta uang sebesar Rp150 ribu per mobil. Dalam video juga terlihat salah satu relawan memberikan uang pecahan Rp50 ribu sebagai bentuk pembayaran. Namun, pihak BPTD Sumsel menyangkal hal tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan pungli yang diterapkan.
Respons Warganet
Hingga Jumat (9/1/2026), video tersebut telah ditonton lebih dari 400 ribu kali. Berbagai komentar warganet muncul, banyak dari mereka yang mengecam tindakan yang dilakukan oleh petugas. Mereka menilai tidak pantas jika petugas mengambil keuntungan dari relawan yang sedang memberikan bantuan kemanusiaan.
Beberapa pengguna media sosial juga menyoroti pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses pemeriksaan kendaraan. Mereka berharap instansi terkait dapat segera mengambil langkah tegas terhadap oknum yang melakukan tindakan tidak sesuai aturan.
Peran BPTD dalam Pengelolaan Transportasi
BPTD merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Indonesia. Tugas utamanya adalah mengelola, mengatur, dan mengawasi transportasi darat, sungai, danau, serta penyeberangan di wilayahnya. Termasuk dalam tanggung jawabnya adalah pengelolaan terminal tipe A, jembatan timbang, dan uji kelayakan kendaraan.
Dengan tanggung jawab yang besar, BPTD Sumsel berkomitmen untuk menjaga profesionalisme dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Hal ini juga menjadi dasar bagi pihak BPTD dalam merespons tudingan pungli yang muncul melalui video tersebut.
Kesimpulan
Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik. Meskipun BPTD Sumsel membantah tudingan pungli, mereka tetap siap mengambil langkah hukum jika diperlukan. Di sisi lain, pihak relawan juga diminta untuk segera memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih lanjut.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
