IMG 20250123 WA0014.jpg
IMG 20250123 WA0014.jpg

Gerakan Merawat Pertiwi: Upaya Kolaboratif Masyarakat Bali dalam Melestarikan Alam

Pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, bertepatan dengan perayaan Rahina Tumpek Wariga, masyarakat Bali menggelar kegiatan yang diberi tajuk “Gerakan Merawat Pertiwi” di seluruh kabupaten dan kota se-Bali. Kegiatan ini diselenggarakan oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan dan Bulan Bung Karno Tahun 2026. Tujuan utamanya adalah untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup dan menjaga keharmonisan alam semesta.

Ringkasan Cepat
  • gerakan merawat pertiwi: upaya kolaboratif masyarakat bali dalam melestarikan alam pada hari sabtu, 23 mei 2026, bertepatan dengan perayaan rahina tumpek wariga, masyarakat bali menggelar kegiatan yang diberi tajuk “gera…
  • kegiatan ini diselenggarakan oleh dpd pdi perjuangan provinsi bali sebagai bagian dari perayaan hari ulang tahun ke-53 pdi perjuangan dan bulan bung karno tahun 2026.
  • tujuan utamanya adalah untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup dan menjaga keharmonisan alam semesta.
  • kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penghijauan, tetapi juga menjadi bentuk gerakan budaya dan ideologis partai.
Daftar Isi
  1. Gerakan Merawat Pertiwi: Upaya Kolaboratif Masyarakat Bali dalam Melestarikan Alam
  2. Makna Strategis Gerakan Merawat Pertiwi
  3. Implementasi Gagasan Ketua Umum PDI Perjuangan
  4. Kegiatan di Berbagai Wilayah Bali
  5. Menumbuhkan Kesadaran Ekologis
  6. 🔥 Postingan Populer
  7. AutoIndex: Portal Berita & Media Online

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penghijauan, tetapi juga menjadi bentuk gerakan budaya dan ideologis partai. Dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, masyarakat, komunitas lingkungan, petani, nelayan, serta berbagai elemen rakyat lainnya, kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong yang kuat dalam menjaga lingkungan hidup.

Makna Strategis Gerakan Merawat Pertiwi

Gerakan Merawat Pertiwi memiliki makna strategis karena sejalan dengan visi pembangunan Bali yang dikenal dengan istilah “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”. Visi ini menjadi arahan kebijakan pemerintah provinsi dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya. Spirit Nangun Sat Kerthi Loka Bali menempatkan alam Bali sebagai ruang kehidupan yang sakral dan harus dijaga secara berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali baik secara sekala maupun niskala.

Melalui berbagai aktivitas seperti penghijauan, pembersihan lingkungan, konservasi kawasan pantai, pelestarian sumber mata air, pelepasan benih ikan, pelepasan tukik, dan perlindungan keanekaragaman hayati, kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ekosistem alam, mengurangi pencemaran lingkungan, memperkuat ketahanan ekologis, dan membangun Bali yang hijau, bersih, serta berkelanjutan.

Implementasi Gagasan Ketua Umum PDI Perjuangan

Gerakan Merawat Pertiwi juga merupakan implementasi langsung dari gagasan Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri. Ia secara konsisten menempatkan persoalan lingkungan hidup sebagai bagian penting dari perjuangan ideologis bangsa. Bagi Megawati, merawat bumi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban moral seluruh rakyat Indonesia.

Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa manusia tidak boleh hidup dengan mentalitas eksploitatif terhadap alam. Alam harus dihormati sebagai sumber kehidupan dan bagian dari peradaban manusia. Oleh karena itu, gerakan menanam pohon, menjaga laut, membersihkan sungai, melestarikan satwa, dan menjaga keseimbangan ekosistem harus menjadi gerakan rakyat yang terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan di Berbagai Wilayah Bali

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di seluruh kabupaten dan kota se-Bali dengan bentuk kegiatan yang disesuaikan dengan karakter wilayah masing-masing. Di Kabupaten Badung, aksi dilakukan di Pantai Telaga Waja, Tanjung Benoa melalui kegiatan bersih-bersih pantai, penanaman pohon mangrove, pelepasan burung, dan pelepasan tukik yang melibatkan lebih dari 300 peserta.

Di Kabupaten Klungkung, kegiatan dipusatkan di sekitar kawasan Pura Watu Klotok dengan agenda bersih-bersih kawasan pura dan pantai, penanaman pohon cempaka, pelepasan burung kitiran, serta pelepasan tukik. Sementara di Kabupaten Karangasem, kegiatan dilaksanakan di kawasan sumber mata air Telaga Tista dengan penanaman pohon kelapa entog, sandat, cempaka, pelepasan burung perkutut Bangkok dan kukur, serta pelepasan ikan.

Di Kabupaten Tabanan, kegiatan dilaksanakan di Bendungan Telaga Tunjung, Desa Timpag, Kerambitan melalui penanaman berbagai jenis pohon produktif dan pohon upakara. Sedangkan di Kabupaten Jembrana, kegiatan memusatkan aksi di kawasan mangrove Tibu Kleneng, Perancak dengan aksi bersih pantai, penanaman pohon kelapa genjah, pohon sukun, mangga, mangrove, serta pelepasan tukik.

Gerakan Merawat Pertiwi menjadi simbol bahwa perjuangan politik harus berjalan beriringan dengan perjuangan menjaga kehidupan dan kelestarian alam. Melalui gerakan ini, PDI Perjuangan Bali ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aktivis lingkungan semata, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali berharap kegiatan ini mampu menjadi gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan budaya cinta lingkungan, memperkuat kesadaran ekologis generasi muda, menjaga warisan alam Bali, serta memperkokoh harmoni antara manusia, alam, dan kebudayaan Bali.

847SHARES2.4kVIEWS
Rating Artikel: ★★★★★ (5/5 dari 1,663 ulasan)

Share this content:

8af7c997b935b7c4511af7a8f293314c8b23370a9faab25876ea06c6dd15b252?s=96&d=mm&r=g PDIP Bali: Politik Harus Lindungi Alam, Gerakan Merawat Pertiwi Digelar Serentak
Author: Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan

Kata Kunci Terkait

By Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan